• Home
  • Sultra
  • Habiskan Anggaran, Festival Tomia Sepi Pengunjung
Jumat, 30 Juni 2017 | 23:24:27

Habiskan Anggaran, Festival Tomia Sepi Pengunjung

Kadis Pariwisata Wakatobi : Itu Bukanlah Suatu Masalah
Sahwan
Suasana pada saat pembukaan Even Festival Pulau Tomia ada Rabu, 28/6/2017 di Lapangan Baskara Jaya.
PATROLINEWS.COM, Wakatobi - Festival Pulau Tomia yang mulai dilaksanakan pada Rabu (28/8/2017) tepatnya di lapangan Baskara Jaya, kini menuai kritik masyarakat setempat. Dimana festival yang telah menghabiskan anggaran Pemkab Wakatobi ini tak juga mampu menarik wisatawan apalagi perhatian masyarakat setempat.

"Sudah bagus tapi sepi pengunjugnya. Mungkin masyarakat jenuh karena kegiatan daerah festival dan festifal terus. Padahal anggaran yang dihabiskan untuk pelaksanaan kegiatan ini akan memakan nilai ratusan juta rupiah," ungkap Fahri, seorang mahasiswa yang sedang menghabiskan waktu liburnya mengunjungi orangtuanya kepada wartawan di lokasi Festival Pulau Tomia.

Senada dengan Fahri, La Ode Tahir (53) warga setempat juga mengatakan festival kali ini sepi pengunjung dibandingkan denga tahun kemarin.

Lanjut Tahir, dirinya kecewa dengan pemerintah daerah Wakatobi, terkhususnya kepada Camat-camat di Tomia yang tidak mensosialisasikan adanya kegiatan tersebut.

"Sebenarnya sebelum acara ini dimulai, pemerintah daerah terutama Camat, itu seharusnya sudah memberikan info dari awal sehingga masyarakat itu tahu dan punya kesiapan," sesalnya, Jum'at (30/6/2017).

Menurut Tahir lagi, Dinas Pariwisata Wakatobi juga kurang melakukan sosialisasi festival tersebut. Padahal even yang cukup bergengsi itu dapat menjadi memberi dampak bagi perekonomian masyarakat disekitanya.

"Apa salahnya disosialisasikan di media massa, koran, radio dan media lainnya, apalagi sekarang ada lagi media online. Ini sepertinya hanya formalitas saja untuk menghabiskan anggaran. Kalau sosialisasinya bagus, maka pengunjung ramai, wisatawan lokal maupun asing pasti datang ke festival Tomia. Jadi kan masyarakat disini akan merasakan dampaknya bagi perekonomian masyarakat. Pedagang-pedagang kecil jualannya laku, hotel dan transportasi dan juga lainnya akan menerima efek positif festival tersebut. Tapi nyatanya pengunjungnya festival tahun ini sepi-sepi saja," beber Tahir.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Wakatobi, La Ode Nadar, saat dikonfirmasi beberapa wartawan terhadap keluhan warga Tomia, ia mengklaim bahwa sunyinya kegiatan kali ini bukanlah suatu masalah. 

Malah Kadis Parawista tersebut mengatakan kekurangan itu adalah langkah awal pemerintah Wakatobi agar bisa lebih baik lagi.

"Tidak masalah normal saja, dan ini merupakan satu proses yang harus kita hargai. Dan kalau ada hal-hal yang kondisi belum ideal, itu adalah tantangan kita untuk kedepan. Kemudian khusus untuk Festival pulau Tomia, kita tahu sendiri kan ini kegiatan yang kedua kalinya masyarakat dan kita semua juga tentu bisa mengevaluasi dan membandingkan antara pelaksanaan tahun lalu dengan tahun ini," tutupnya.(Wan)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top