• Home
  • Sultra
  • Kantor Bupati Disegel, Pasangan Arhawi dan Ilmiati Diminta Mundur
Rabu, 28 Juni 2017 | 20:48:52

Kantor Bupati Disegel, Pasangan Arhawi dan Ilmiati Diminta Mundur

Sahwan
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Wakatobi - Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Pemerhati (APP) Wakatobi menggelar aksi unjukrasa dan menyegel Kantor Bupati yang dipimpin pasangan H. Arhawi dan Ilmiati Daut, Rabu (28/6/2017).

Dalam aksinya, APP Wakatobi juga meminta Bupati dan Wakil Bupati agar segera mundur dari jabatannya karena dinilai tidak mampu merealisasihkan visi dan misinya.

Dalam aksinya, Koordinator Lapangan (Korlap), Adianto mengatakan, saat kampanye pada tahun 2015 lalu, Arhawi dan Ilmiati selalu menyuarakan visi/misinya untuk menciptakan Wakatobi sebagai Kabupaten maritim berdaya saing melalui program Wakatobi Bersinar. Namun hingga kini satu tahun kepemimipinannya, baru sebagian kecil iming-iming tersebut terealisasi.

Adianto juga dalam pernyataan sikapnya menyebutkan, janji Bupati untuk memajukan pendidikan, menempatkan tiga dokter ahli di setiap Puskesmas di Wakatobi dan bantuan dana usaha sebanyak 20 juta perorang, sayangnya hingga saat ini tidak ada terwujud (Fatamorgana-red).

Menurut Adianto, iming-iming yang baru terealisasi saat ini hanya mengumrohkan 50 orang yang berprestasih di bidang keagamaan.

"Umroh ini, baru sebagian kecil dari program yang di janjikan Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi saat kampanye. Jadi aksi kami hari cuma mengenai satu tahun masa kepemimpinannya arhawi dan Ilmiati. Cuman pesanku tunggu kami aksi berikutnya hari senin akan banyak masanya. Jika sampai ada yang buka Spanduk kami di depan Kantor Bupati, akan ada kejutan Iebih besar Iagi," katanya.

Bahkan menurut Aktifis muda ini, dalam kepemimpinan setahun ini Bupati selalu membuat kebijakan yang kontroversi seperti mengangkat mantan Nara pidana (Napi) sebagai kepala dinas, melantik orang yang sudah meninggal dan mengangkat kepala sekolah SDN 1 Mandati 1 yang mendapatkan penolakan dari para orang tua murid. (Wan).

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top