• Home
  • Sultra
  • Mantan Plt Desa Waelumu Raifudin: Jayadin Mengada-Ada
Minggu, 11 Juni 2017 | 22:01:49
Dituding Lakukan Pemecatan Sepihak Pada Waktu Menjabat

Mantan Plt Desa Waelumu Raifudin: Jayadin Mengada-Ada

Sahwab
PATROLINEWS.COM, Wakatobi - Mantan Plt Desa Waelumu Raifudin, S.PI membantah tudingan Plt Desa Waelumu yang baru, Jayadin, SE. Saat itu Jayadin mengatakan,"Kenapa PLT tidak bisa. Baru kenapa Raifudin bisa baru saya tidak bisa. Saya juga bisa mengambil langkah itu, karena itu adalah aturan dari pemerintah desa," katanya pada Jum'at (2/6/2017) lalu.

Menanggapi tudingan Jayadin, mantan Plt Desa Waelumu Raifudin, S.PI mengatakan bahwa Jayadin mengada-ada. Dijelaskannya, bahwa pada masa jabatannya, dirinya tidak melakukan pemberhentian yang tak beretika saat itu, bukan pemberhentian sepihak. Melainkan melalui proses teguran dan peringatan secara beruntun.

"Yg pasti di masa saya menjabat kemarin. Tidak ada pemberhentian sepihak yg tak beretika seperti itu.  Terjadi pergantian sekdes saat itu melalui proses teguran dan peringatan secara beruntun, baik dalam posisi sebagai kakak, maupun dalam posisi sebagai atasan yakni Kades dan Sekdesnya. Dan persoalan itu saya komunikasikan berluang kali dengan Pak Camat lama (Hamit-red),"ungkap mantan plt Desa Waelumu, Raifudin kepada Patrolinews.com pada Sabtu (10/6/2017), di kediamannya. 

Mantan Plt Desa Waelumu ini juga menambahkan sekretaris desanya waktu itu sudah duluan mengundurkan diri walau lewat SMS.

"Beda, Beda jauh dengan perkataan Jayadin. Supaya Jayadin tau ya. Pada saat saya lihat Sekdes saya ini sudah mulai malas,  Saya langsung membuat teguran tertulis. Eh, malah sekdes saya ini sudah SMS duluan, supaya dia digantikan saja oleh rekannya yang lain untuk jadi sekdes. Dengan alasan masih mau ke Taliabu urus perbaikan nilainya. Membaca sms itu saya langsung telepon dia untuk memastikan dan ternyata benar. Maka saat itu saya dan Sekdes bersepakat untuk menggantikan dia," ungkap Raifudin.

Hal itu, katanya, dapat dibuktikan melalui pesan sms dari sekdes Hamit dan juga rekaman yang masih disimpannya.

"Sayangnya sms permintaan dari sekdes untuk di ganti itu sudah terhapus.  Tapi Insya Allah masih ada rekaman saat saya telepon dia untuk  konfirmasi permintaan pergantiannya. Saat saya lakukan teguran dalam kapasitas sebagai kakak,  kita bertemu di rumah neneknya dan di hadiri oleh saudara mamanya serta bang Sutomo (Anggota DPRD), karena memang saat itu dia (Sekdes) tidak lagi fokus menyelesaikan tugas admistrasi dalam tanggungjawabnya sebagai sekdes," kata Raifudin. 

Terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wakatobi, Sutomo Hadi kepada awak media ini mengatakan, Plt Desa Waelumu, Jayadin SE, telah melanggar aturan dan surat edaran Bupati terkait dengan mekanisme serta tata cara pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

"Langkah yang telah dilakukan Jayadin ini telah melanggar aturan dan surat edaran bupati terkain pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Jadi, kepada seluruh masyarakat Desa Waelumu saya  menghimbau bila kebijakan Plt sudah melampui batas tugas dan tanggung jawabnya, maka lanjutkan aduan ke bapak Bupati dan ke DPRD Kabupaten Wakatobi dengan etis beretika dengan tetap menjaga persaudaraan. Saya mendukung saudara-saudari," tandas Sutomo, belum lama ini. (Wan)

BERITA LAINNYA
Rabu, 28 Juni 2017 | 20:52:06
Pemkab Wakatobi Gelar Festival Pulau Tomia
BERIKAN KOMENTAR
Top