Kamis, 16 November 2017 | 21:59:50

DPRD Sumut Ngaku Prihatin Dengan Kinerja PT PPSU

PATROLINEWS.COM, Medan - Dewan Perwakilan Rakyat Sumatera Utara (DPRDSU) mengaku prihatin terhadap kinerja Perseoran Terbatas Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PT. PPSU) saat ini yang dijabat Direktur Umum Tasimin. Sebab, keberadaan PT PPSU seharusnya mampu memberikan pemasukan keuangan daerah, kini malah terkesan mati suri.

"Selama ini (PT PPSU-red) kita anggap 'mati suri' karena belum ada yang bisa mereka perbuat demi kemajuan perusahaan. Jadi, sudah saatnya perusahaan daerah milik Pemprovsu itu bangkit," kata Sekretaris Komisi C DPRD Sumut Hartoyo di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, kemarin.

Politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu sampai saat ini belum mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena tahunya mengelola transportasi Danau Toba (KMP Sumut 1 dan KMP Sumut 2). Bahkan kapal penyeberangan transportasi itu kabarnya sampai saat ini statusnya masih milik Kementerian Perhubungan dan PT PPSU hanya sebagai operator. Alhasil, pendapatan tidak sesuai dengan pengeluaran.

Menurut Hartoyo, tujuan terbentuknya PT PPSU adalah profit oriented. Tapi pengelolaan perusahaan tahunya cuma buat kontrak kerja sama dengan pihak ketiga tanpa bisa berdiri sendiri. 

Hartoyo juga mengaku miris dengan keberadaan perusahaan tersebut karena selama berdiri belum memiliki tenaga-tenaga ahli di bidang teknik sipil atau teknik arsitektur sebagaimana yang wajib dimiliki perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi.

"Benar-benar sangat miris," tandas Hartoyo. 

Hartoyo berencana akan berkoordinasi dengan anggota Komisi C lainnya untuk memanggil para direksi agar mengklarifikasi lebih jauh tentang program-program perusahaan ke depan agar lebih menguntungkan.

Terpisah, Direktur Operasi dan Pengembangan Usaha PT PPSU H Harun SH saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya terus melakukan terobosan-terobosan dalam mengembangkan BUMD ini. Salah satu yang kini serius dilakukannya adalah mengajukan penawaran pada pelaksanaan proyek-proyek besar seperti antara lain di PT Angkasa Pura II atau PT Inalum.

"Kita juga tengah menyiapkan para tenaga ahli di bidang konstruksi sebagai kelengkapan mutlak perusahaan dalam mengikuti tender-tender. Kita juga butuh merekrut dua atau tiga orang tenaga ahli yang akan kita gaji nantinya," kata Harun di Medan.

Harun mengaku perusahaan akan bisa bangkit jika ada koordinasi yang intens dengan para direksi lainnya. "Artinya, antara satu bidang dengan bidang lainnya harus saling dukung. Kita juga tidak ingin dibilang cuma makan gaji buta. Ke depan kita akan berusaha lebih profesional dalam menjalankan roda perusahaan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, PT. Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PT.PPSU) merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumatera Utara, yang bergerak dalam bidang investasi sektor infrastruktur dengan tujuan mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Provinsi Sumatera Utara. (Erris)

BERITA LAINNYA
Senin, 20 November 2017 | 20:53:00
Pemko Medan Belum Serius Tangani Kemacetan dan Banjir
Selasa, 14 November 2017 | 22:23:11
DPRDSU Minta Pemkab/Pemko Segera Bentuk BLUD-RS
Selasa, 7 November 2017 | 22:31:43
DPRDSU Minta Poldasu Tangkap Pelaku Trafficking TKW
BERIKAN KOMENTAR
Top