Rabu, 18 Oktober 2017 | 01:45:28
Hindari Cepat Rusaknya Infrastruktur Jalan

DPRDSU Minta Pemerintah Selektif Tetapkan Pemenang Tender Proyek

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut Drs Baskami Ginting.
PATROLINEWS.COM, Medan - Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut Drs Baskami Ginting meminta Pemprovsu, Pemkab/Pemko se-Sumut melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk lebih selektif menetapkan kontraktor sebagai pemenang tender, khususnya proyek pengerjaan infrastruktur jalan dan jembatan, guna meminimalisir cepat-rusaknya jalan-jalan di Medan dan kabupaten/kota se-Sumut.

"Banyak paket proyek infrastruktur jalan dan jembatan maupun proyek drainase di sejumlah daerah termasuk di Kota Medan tidak dikelola secara maksimal, akibat dikerjakan oleh rekanan atau kontraktor yang kurang profesional," kata Baskami Ginting kepada wartawan, Selasa (17/10/2017) di DPRD Sumut.

Dampak dari tidak profesionalnya  para kontraktor tersebut, ujar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut itu, terlihat dari kondisi karut-marutnya pengerjaan proyek  perbaikan jalan arteri di Medan dan sejumlah ruas jalan di kabupaten/kota, sehingga sering dikeluhkan  masyarakat, karena sangat mengganggu arus lalu-lintas dan aktifitas warga.

"Jika pihak LPSE di tingkat Pemprovsu maupun Pemkab/Pemko lebih selektif dalam menetapkan kontraktor yang lebih profesional, tentunya mutu dan kualitas pengerjaan pembangunan maupun perbaikan jalan akan lebih baik serta tidak mengalami keterlambatan maupun adanya putus kontrak," ujarnya.

Berkaitan dengan itu, Baskami mengharapkan kepada LPSE agar benar-benar selektif  dan obyektif dalam menetapkan calon rekanan maupun kontraktor yang dianggap berpengalaman dan memiliki kredibilitas dibidangnya, agar proyek yang dikerjakan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya dan hasilnya juga lebih berkualitas.

"Kita juga mengigatkan perusahaan konsultan pengawas dalam mengevaluasi hasil kerja yang dilaksanakan oleh perusahaan kontraktor pemenang lelang benar-benar objektif, agar hasil yang dikerjakan dapat memuaskan semua pihak," ujar Baskami seraya berharap di era saat ini semuanya harus transparan dalam pengelolaan anggaran proyek.

Menyinggung adanya pengelolaan proyek infrastruktur jalan dan drainase di Kota Medan yang tidak diselesaikan sesuai kontrak,  Bendahara F-PDI Perjuangan ini menegaskan tidak ada alasan bagi rekanan pemenang tender untuk tidak menuntaskan proyek-proyek tersebut sesuai dengan isi kontrak dan jadwal waktu yang ditetapkan sebelum akhir Desember 2017.

"Semua pihak harus mendukung Pemko Medan yang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 triliun untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kota Medan. Bagi kontraktor yang sudah menang dalam proses tender, harus mengkebut pengerjaanya. Tidak ada alasan bagi kontraktor untuk tidak menyelesaikan proyek-proyek tersebut sesuai kontrak yang telah disepakati," ujarnya.

Berkaitan dengan itu, anggota dewan Dapil Medan ini mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan  kepada Pemko Medan untuk segera menyelesaikan sejumlah proyek perbaikan jalan yang rusak di daerah ini. Jangan lagi ada saling tuding dan menyalahkan, karena ujungnya akan memperlambat proses perbaikan sarana infrastruktur jalan di Kota Medan.(Erris)

BERITA LAINNYA
Senin, 20 November 2017 | 20:53:00
Pemko Medan Belum Serius Tangani Kemacetan dan Banjir
Kamis, 16 November 2017 | 21:59:50
DPRD Sumut Ngaku Prihatin Dengan Kinerja PT PPSU
Selasa, 14 November 2017 | 22:23:11
DPRDSU Minta Pemkab/Pemko Segera Bentuk BLUD-RS
Selasa, 7 November 2017 | 22:31:43
DPRDSU Minta Poldasu Tangkap Pelaku Trafficking TKW
Kamis, 2 November 2017 | 21:46:32
DPRD Sumut : UMP Sumut 2018 Belum
BERIKAN KOMENTAR
Top