Iklan bank sumut
Kamis, 12 Oktober 2017 | 08:09:41

DPRDSU Dapil VIII: Kepsek SMA/SMK di Kep.Nias Resah Dilanda Isu Mutasi

PATROLINEWS.COM/IST
RESES - Anggota tim reses DPRD Sumut dapil VIII Analisman Zalukhu SSos MSP saat melakukan reses dan menerima beberapa keluhan dari masyarakat terkait isu mutasi kepsek SMA/SMK dan masalah listrik di Kep.Nias.(foto/ist)
PATROLINEWS.COM, Medan - DPRD Sumut dari dapil (daerah pemilihan) Sumut VIII meliputi Nias, Gunungsitoli, Nias Utara, Nias Barat dan Nias Selatan menemukan beberapa hal yang dapat mengganggu proses pendidikan, yaitu isu mutasi yang akan dilakukan Disdik-SU (Dinas pendidikan Sumatera Utara) terhadap Kepsek (Kepala sekolah) SMA/SMK di Kepulauan Nias sudah sangat meresahkan.
            
"Gencarnya isu mutasi dilingkup Disdik-SU, diharap tidak menyebabkan para guru khususnya kepsek SMA/SMK di Kep.Nias menjadi resah dan tidak tenang mengajar," ujar  anggota tim reses DPRD Sumut dapil VIII Analisman Zalukhu SSos MSP kepada wartawan, Selasa (10/10/2017) di gedung dewan, terkait hasil temuan reses di Kep. Nias.
            
Analisman Zalukhu juga mengingatkan, kehadiran UPT (Unit Pelayanan Teknis) pendidikan di Kep.Nias jangan menjadi 'momok' yang menakutkan atas isu-isu mutasi dan pemindahan tenaga pendidik di Kep.Nias.
            
"Isu mutasi tersebut dikeluhkan masyarakat khususnya para tenaga pendidik di Kep.Nias. Kita berharap jangan semena-mena memutasi kepala sekolah di wilayah Kep.Nias khususnya wilayah Provinsi Sumut umumnya," ujar Analisman.
            
Hal lain jadi catatan penting, lanjut politisi PDI Perjuangan ini, terkait BKP (Bantuan Keuangan Provinsi) kepada kabupaten/kota maupun anggaran yang dilaksanakan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) agar dilakukan secara proporsional dan perioritas proyek-proyek yang menyentuh langsung terhadap kebutuhan masyarakat, tapi tetap berpedoman pada hasil musrenbangn (musyawarah rencana pembangunan) dan reses dilakukan anggota dewan.
            
Demikian halnya masalah bansos (bantuan sosial) yang dianggarkan, Analisman Zalukhu berharap Pemprovsu dapat mengalokasikan untuk rumah-rumah ibadah, baik gereja maupun mesjid yang ada dilingkup kabupaten khususnya di Kepulauan Nias dalam APBD 2018.
            
Menurut Analisman yang juga anggota Komisi D DPRD Sumut ini, hal lain yang menjadi catatan penting menyangkut masalah pemadaman listrik dan belum dialiri arus listrik dari PT PLN (Persero) yang dikeluhkan masyarakat setiap anggota dewan melakukan reses. "Masyarakat di Kep.Nias sekian kali mengharapkan perhatian dari Pemprovsu agar membantu penanganan kondisi PLN di Pulau Nias, karena sering dilakukan pemadaman oleh PLN," ujarnya.
            
Selain itu, ungkap Analisman, masih banyak desa-desa yang belum dijangkau aliran listrik sejak Indonesia merdeka sampai saat ini. "Terkait hal itu, tim dapil VIII berharap Pemprovsu dan PLN bisa berjuang untuk pembangunan pembangkit listrik di Kepulauan Nias, sekaligus pemasangan jaringan ke desa-desa," ujar Analisman.(Erris)

BERITA LAINNYA
Senin, 16 Oktober 2017 | 21:54:54
KPK RI Sambangi DPRD Medan
BERIKAN KOMENTAR
Top