Iklan bank sumut
Kamis, 12 Oktober 2017 | 08:07:45

Banyak Jalan pertanian di Tobasa Rusak, Hasil Panen Terancam Busuk

Erris
RESES - Anggota DPRD Sumut Jubel Tambunan saat berdialog dan menerima keluhan petani di Tobasa tentang jalan pertanian banyak yang rusak agar dilakukan perbaikan.
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Medan - Tim reses DPRD Sumut Dapil (Daerah Pemilihan) Sumut IX prihatin terhadap kondisi jalan pertanian di sejumlah desa di Kabupaten Tobasa (Toba samosir) banyak yang rusak parah, sehingga dikhawatirkan hasil panen membusuk akibat tidak terangkut.
     
"Kondisi jalan pertanian memprihatinkan tersebut juga dikeluhkan masyarakat petani di Tobasa agar segera ditangani instansi terkait," ujar anggota DPRD Sumut Jubel Tambunan SE kepada wartawan, Rabu (11/10/2017) di gedung dewan terkait hasil reses di beberapa desa kecamatan Tampahan, Lumban Julu dan Laguboti-Tobasa.
     
Seperti di Desa Lintongni Huta, kata Jubel, masyarakat yang melintasi jalan di desa itu selalu mengeluh, terutama saat membawa hasil pertanian untuk dijual ke kota. Anak-anak sekolah juga kerap terlambat akibat jalan rusak, karena kecepatan kendaraan setara pejalan kaki.
      
Demikian halnya jalan Sibodiala di Desa Gugur Aek Raja Kecamatan Tampahan kondisinya rusak, berlobang-lobang dan terjadi genangan air saat hujan, sehingga sulit dilalui. Padahal, jalan itu akses masyarakat menuju lahan pertanian dan desa-desa lainnya. 
       
Jubel Tambunan menyebutkan, jalan Simpang Pangaloan-Sionggang Selatan awalnya dibuka atas swadaya masyarakat, tapi saat ini kondisi jalab tersebut sangat memprihatinkan, karena hanya bisa dilalui roda empat tertentu, karena jalannya menurun dan licin. Bahkan jalan Sibisa pada saat hujan berubah jadi sungai.

Jubel Tambuban berharap SKPD terkait menjadikan perbaikan jalan-jalan pertanian di Tobada sebagai skala prioritas, karena penduduk di Tobasa seperti Desa Lintongni Huta, Gugur Aek Raja dan desa lainnya mayoritas petani.

"Akibat banyak jalan yang rusak, dikhawatirkan semangat petani menurun membiarkan lahannya jadi lahan tidur, dapat menimbulkan harga komoditi tidak stabil," ujarnya.

Sekretaris FPNasDem DPRD Sumut ini juga menyebutkan, dewasa ini petani diberbagai daerah sudah banyak menikmati jalan usaha tani, sehingga masyarakat Desa Lintongni Huta juga menginginkan adanya pembangunan jalan usaha tani tersebut, agar hasil pertania dapat diangkut dengan kendaraan roda dua mapun roda empat.(Erris)

BERITA LAINNYA
Senin, 16 Oktober 2017 | 21:54:54
KPK RI Sambangi DPRD Medan
BERIKAN KOMENTAR
Top