Senin, 9 Oktober 2017 | 23:48:31
Reses Anggota DPRDSU Baskami Ginting

DPRDSU : Masih Banyak Jalan Rusak Rawan Kecelakaan

Patrolinews.com/IST
RESES - Anggota DPRD Sumut Drs Baskami Ginting saat melakukan reses di Kecamatan Medan Tuntutangan dalam menampung aspirasi masyarakat untuk ditindaklanjuti kepada instansi terkait.(foto/ist) IMG_4070
PATROLINEWS.COM, Medan - Anggota DPRD Sumut Drs Baskami Ginting menemukan masih banyak jalan yang kondisinya rusak parah dan rawan kecelakaan khususnya di pingggiran Kota Medan termasuk daerah Jalan Petunia Raya ujung Kecamatan Medan Tuntungan yang dikeluhkan warga masyarakat.
            
Hal ini diungkapkan Baskami Ginting kepada wartawan, Senin (9/10/2017) di ruang kerjanya gedung DPRD Sumut, terkait hasil kegiatan reses yang dilakukan di wilayah Medan Tuntutangan sejak 3-8 Oktober 2017.
            
Dari hasil reses di Kelurahan Namo Gajah Medan Tuntungan, lanjut Baskami Ginting, masih terdapat infrastruktur yang tidak beres di Kota Medan yang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Utara, sehingga sangat menyengsarakan masyarakat yang melintasi setiap hari.

Seperti yang dikeluhkan masyarakat, kata anggota dewan dari dapil (daerah pemilihan) Sumut II meliputi Medan Johor, Medan Polonia, Medan Maimun, Medan Petisah, MedanBarat, Medan Helvetia, Medan Sunggal, Medan Selayang, kondisi  jalan Petunia Raya ujung seputaran Outbond Rajasah sepanjang 500 meter , Petunia III ujung seputaran Medan Permai dan Petunia IV sampai perbatasan Ladang Bambu sepanjang 300 m kondisinya sudah hancur lebuh.

"Jalan tersebut sulit dilalui terlebih bila hujan turun, karena lubang-lubang pada badan jalan tertutup, sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan bagi pengguna jalan terutama sepeda motor. Masyarakat berharap jalan itu segera diperbaiki dan dilakukan pelebaran sekaligus diaspal, agar masyarakat lebih aman dan nyaman melintasi jalan tersebut," ujarnya.

Dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat dan dihadiri Lurah Namo Gajah, para kepling (kepala lingkungan), ungkap Baskami lagi, masyarakat sangat mengapresiasi pemerintah dalam pembangunan dan perbaikan parit-parit/dreinase di Kota Medan. Namun masyarakat menilai pekerjaannya sangat lambat dan kurang memperhatikan efek/dampak dari pekerjaan tersebut, sehingga kondisi jalan jorok dan menimbulkan banjir saat hujan.

Pertemuan di Kelurahan Ladang Bambu Medan Tuntungan, ungkap Baskami lagi, masyarakat Jalan Bunga Ganyong Lingkungan III berharap pemerintah sesegera meperbaiki jembatan yang kondisinya sudah rusak parah. Saat ini jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua yang sangat membahayakan.

"Masyarakat berharap Jalan Bunga Pariama II LingkunganV yang tembus ke RS H. Adam Malik segera dilakukan perbaikan dan pengaspalan. Karena kondisi jalan tersebut sudah hancur dan sulit dilalui. Masyarakat juga minta pemasangan lampu penerangan jalan khususnya di sepanjang Jalan Bunga Pariama II Lingkungan V menuju ke Kelurahan Namo Gajah yang merupakan jalan pintas menuju RS Adam Malik," tegasnya.

Kemudian dari perwakilan para petani, tambah politisi PDI Perjuangan ini, petani Ladang Bambu berharap pemerintah dan anggota dewan menyampaikan aspirasi petani agar memperoleh bantuan bibit bawang dan pupuk. 

"Kita akan sampaikan aspirasi para petani kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura agar direalisasikan," ujar Baskami.(Erris)

BERITA LAINNYA
Senin, 20 November 2017 | 20:53:00
Pemko Medan Belum Serius Tangani Kemacetan dan Banjir
Kamis, 16 November 2017 | 21:59:50
DPRD Sumut Ngaku Prihatin Dengan Kinerja PT PPSU
Selasa, 14 November 2017 | 22:23:11
DPRDSU Minta Pemkab/Pemko Segera Bentuk BLUD-RS
BERIKAN KOMENTAR
Top