• Home
  • Sorotan Wakil Rakyat
  • Bandara Silangit Jadi Bandara Sisingamangaraja XII Internasional Airport, DPRDSU Apresiasi Kebijakan Presiden Jokowi
Senin, 28 Agustus 2017 | 22:55:46

Bandara Silangit Jadi Bandara Sisingamangaraja XII Internasional Airport, DPRDSU Apresiasi Kebijakan Presiden Jokowi

Erris
FL Fernando Simanjuntak SH MH
PATROLINEWS.COM, Medan - Kalangan DPRD Sumut sangat mengapresiasi kebijakan Presiden Jokowi yang menyetujui penabalan  nama Bandara Silangit menjadi Bandara Sisingamangaraja XII Internasional Airport, karena diyakini keberadan bandara itu akan mengeksiskan kepariwisataan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Tanah Batak.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Sumut FL Fernando Simanjuntak SH MH, Penasihat F-PKB (Persatuan Keadilan Bangsa) DR Januari Siregar SH MHum, anggota Komisi E Ir Juliski Simorangkir MM dan Sekretaris FP Nasdem Jubel Tambunan kepada wartawan, Senin (28/8/2017) di DPRD Sumut menanggapi adanya persetujuan Presiden Jokowi mengganti nama Bandara Silangit menjadi Bandara Sisingamangaraja XII dalam pertemuan pengurus DPP Punguan Toga Marbun di Istana Kepresidenan baru-baru ini.

"Jika Bandara Sisingamangaraja XII yang dalam waktu dekat ini akan ditingkatkan statusnya menjadi bandara internasional, tentu Tapanuli akan semakin berkembang pesat dan bandara kebanggaan kita akan lebih bergengsi dan setara dengan bandara komersial lainnya di berbagai daerah. Seluruh masyarakat tentu bangga," ujar Fernando sembari mendukung penuh pergantian nama Bandara Silangit menjadi Bandara Sisingamangaraja XII.

Menurut Fernando yang juga putra daerah Tapanuli ini secara tegas menyatakan, penabalan nama Sisingamangaraja XII terhadap Bandara Silangit  sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap pahlawan yang berasal dari Tanah Batak, sekaligus mengingat sejarah pengabdian dan pengorbananan Raja Sisingamangaraja XII kepada bangsa Indonesia, khususnya di Tanah Batak.

Jika nama Bandara Silangit ditabalkan menjadi  Sisingamangaraja XII, ungkap Ketua DPD Partai Golkar Taput ini, kepariwisataan Sumut khususnya di wilayah Tanah Batak akan menjadi pusat perhatian, karena nama Sisingamangaraja XII sangat erat dengan wisata sejarah bangsa Indonesia di Tanah Batak.

"Jika kita mendengar nama Sisingamangaraja XII, maka kita akan diajak untuk mengetahui kiprah Sisingamangaraja sebagai Raja Batak melawan penjajahan Belanda. Sangat tidak salah, kalau nama pahlawan daerah itu dicantumkan sebagai nama Bandara di daerah itu, karena, nama figur sejarah Indonesia sangat berarti bagi warga Indonesia maupun warga dunia," ungkap anggota dewan Dapil Tapanuli ini.

Bahkan Fernando  mencontohkan sejumlah nama bandara, seperti Bandara Seokarno-Hatta dan Bandara Halim Perdana Kusuma,  Bandara Abdurrachman Saleh di Malang. Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta, Bandara Adi Sumarno di Surakarta, Bandara Ahmad Yani di Semarang, Bandara Astanajapura di Cirebon, Bandara Atang Senjaya di Bogor, Bandara Babullah di Ternate, Bandara Hang Nadim di Batam, Bandara Hasanudin di Ujung Pandang, Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Bandara Juanda di Surabaya, seluruhnya menggunakan nama pahlawan maupun tokoh-tokoh daerahnya.

"Bagi kita tidak ada alasan lain untuk tidak mendukung nama Sisingamangaraja XII menjadi nama Bandara di Taput,  karena selain untuk mengenang kepahlawanannya, nama Sisingamangaraja juga diabadikan sebagai nama jalan di seluruh kawasan Republik Indonesia," tegas Fernando sembari menambahkan, tidak hanya nama bandara, tapi juga perlu nama setiap fasilitas umum, sebagai salah satu upaya tetap mengenang sejarah.

Januari Siregar juga sangat setuju Bandara Silangit diganti jadi Bandara Sisingamangaraja XII sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada masyarakat Tapanuli, karena dari sisi ekonomisnya, bandara itu merupakan pintu gerbang perekonomian kawasan Tapanuli (Taput, Tobasa, Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi).

"Dari aspek sosial budaya, penabalan Bandara Sisingamangaraja XII akan lebih bergengsi dan setara dengan bandara komersial lainnya di berbagai daerah atau destinasi di Indonesia yang sudah menggunakan nama pahlawan nasional dari daerah setempat sebagai nama bandaranya," kata Januari Siregar.

Jika ditinjau dari aspek ekonomi, tambah Juliski dan Jubel Tambunan, sebagai akses perhubungan, penabalan  Bandara Sisingamangaraja XII akan mendorong penguatan akses bisnis ke seluruh kawasan Danau Toba serta mendorong kabupaten sekitar beserta dunia usaha akan membuat atau menggelar even-even wisata bernuansa sejarah atau budaya terkait kiprah pahlawan Sisingamangarajan XII atau semacamnya.

"Tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan arus dan volume penumpang pesawat udara dari dan ke Danau Toba melalui Bandara Sisingamangaraja XII tersebut, karena nama Sisingamangaraja XII tidak hanya dikenal sebagai pahlawan nasional di Indonesia, tapi juga pahlawan setara internasional di bidang HAM, sejarah dan budaya," tandas Juliski Simorangkir.

Berkaitan dengan itu, Fernando, Januari, Juliski dan Jubel sangat mendukung penabalan nama Bandara Silangit menjadi Bandara Sisingamangaraja XII  berkelas internasional dan berharap kepada Presiden Jokowi segera mengesahkannya, agar citra dan gengsi bandara kebanggan masyarakat Tapanuli ini semakin mendunia.(Erris)
 

BERITA LAINNYA
Senin, 20 November 2017 | 20:53:00
Pemko Medan Belum Serius Tangani Kemacetan dan Banjir
Kamis, 16 November 2017 | 21:59:50
DPRD Sumut Ngaku Prihatin Dengan Kinerja PT PPSU
Selasa, 14 November 2017 | 22:23:11
DPRDSU Minta Pemkab/Pemko Segera Bentuk BLUD-RS
Selasa, 7 November 2017 | 22:31:43
DPRDSU Minta Poldasu Tangkap Pelaku Trafficking TKW
BERIKAN KOMENTAR
Top