Sabtu, 5 Agustus 2017 | 20:46:55
Disoal Galian C Ilegal dan Tak Miliki Izin

PT GPW Terancam Ditutup, Ketua DPRD Wakatobi Minta Pemda Segera Bertindak

Sahwan
PATROLINEWS.COM, Wakatobi - Ketua DPRD Wakatobi, Muhammad Ali meminta agar pemerintah daerah (Pemda) segera bertindak terkait dugaan aktivitas galian C ilegal yang dilakukan PT Golden Prima Wakatobi (GPW). Apalagi Perusahaan yang dikenal dengan sebutan Ceng-Ceng itu disebut-sebut tidak memiliki izin Prinsip, IMB, HO untuk Pertambangan.

"Sebagai daerah wisata tentu sudah banyak hal yang harus diperhatikan. Semua kegiatan yang melakukan galian C harus diatur aktivitasnya apalagi kalau perusahaan itu sampai melanggar dan tidak memiliki izin. Maka kita minta perhatian serius dari pemerintah setempat," ungkap Ali kepada kru Patrolinews.com, Sabtu (5/8/2017) dari seberang telepon selulernya.

Terkait IMB yang baru di urus oleh PT. GPW, Ali sangat kaget, sebap perusahaan tersebut setelah beberapa tahun beroperasi namun baru ingin mengantongi Surat Izin Mandirikan Bagunan (IMB), "Kenapa baru di urus, kalau itu udah salah besar itu," kata Ali.

Muhammad Ali juga menambahkan, terkait pelanggaran yang dilakukan PT. Golden Prima Wakatobi, dirinya bersama Komisi III DPRD Wakatobi akan menelusuri kembali pokok permasalahan itu.

"Jika terdapat pelanggaran ketentuan, tentu tidak akan dibiarkan begitu saja. Karena ini menyangkut tata ruang, keselamatan lingkungan, serta estetika. Sebagai daerah wisata sudah harus banyak yang perlu dipertimbangkan.  Jangan sampai Wakatobi dilihat dari atas udah kaya gumpalan sampah, ada lubang-lubang dan terluka," tugasnya lagi.

Senada, aktivis muda yang tergabung dalam Forum Pemerhati Masyarakat Wakatobi (FPMW), Febrianto menegaskan, pemerintah daerah harus mengambil langkah tegas, untuk menutup perusahaan atau PT. Golden Prima Wakatobi milik Ceng-Ceng.

"Kami sangat resah sekali sebagai warga Wakatobi. Apalagi dikarenakan Wakatobi telah dikenal dengan keindahan alamnya malah dirusak hanya untuk keuntungan PT GPW. Maka dari itu kami sangat tidak terima, apalagi dalam segi izin mereka tidak punya itu sudah melenceng," katanya.

Febrian juga meminta kepada pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi (Bupati-red) untuk menutup tambang ilegal yang sudah meresahkan masyarakat. 

Menurutnya, jika itu dibiarkan terus maka akan bertambah terus pengrusakan daratan di Wakatobi, khususnya daerah Wanci. (Wan)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top