Iklan HUT DPRD Wakatobi
Iklan AHM HUT Ri Ke 72
Iklan HUT RI Pemkab Wakatobi
Senin, 15 Mei 2017 | 22:39:41
Anggota DPRD Sumut Lidiani Lase:

Ribuan Ton Beras Bulog Tak Disalurkan ke Masyarakat

PATROLINEWS.COM, Medan - Ribuan ton beras Bulog yang diperuntukkan bagi rakyat miskin di Kepulauan Nias, Sumatera Utara dikhawatirkan membusuk karena tidak disalurkan kepada masyarakat.

"Saya khawatir beras Bulog 4.423 Ton atau sekitar 4.423.854.2 Kg untuk raskin (Beras untuk Rumah Tangga Miskin) itu akan busuk karena tidak disalurkan kepada masyarakat miskin," demikian diungkapkan Anggota DPRD Sumut Lidiani Lase kepada wartawan di ruang komisi B, Senin (15/5/2017).

Masih penuturan anggota Fraksi Partai Demokrat ini, beras raskin yang  belum disalurkan ke masyarakat lima Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias, Sumatera Utara itu diantaranya daerah Kota Gunungsitoli, belum ada satupun masyarakat dari 6 Kecamatan, 3 Kelurahan, dan 98 Desa, yang menerima penyaluran.

Beras raskin yang belum disalurkan Bulog ini menurut Lidiani Lase disampaikan masyarakat Nias kepadanya di Gedung DPRD Sumut. 

"Ada beberapa warga Nias yang mewakili 6 kabupaten/kota itu mengadu dan menyatakan kalau beras bulog itu tidak disalurkan sebagaimana kepada masyarakat. Lalu, atas dasar pengaduan inilah diminta agar Bulog Gunungsitoli segera menyalurkannya," ujar Lidiani.

Sementara menyikapi belum tersalurnya beras raskin yang ditimbun di gudang bulog, Kepala Gudang Bulog  Gunungsitoli mengatakan kendala penyaluran beras subsidi pemerintah pusat tersebut akibat tidak adanya permintaan dari Pemerintah Daerah lima Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias.

"Penyaluran beras raskin tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Dimana sampai pertengahan bulan April saja, belum ada satupun Pemda yang melayangkan surat permintaan penyaluran," ucap mantan Kepala Gudang Bulog Kota Tebing Tinggi.

Dijelaskan Herianto, setidaknya ada sekitar 4.423.845.2 Kg stok beras raskin tertumpuk pada tiga gudang milik bulog Gunungsitoli serta satu gudang sewaan. Ditambah dengan ribuan ton stok beras yang hingga kini belum dibongkar dan masih berada diatas kapal penyalur. (Erris)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top