• Home
  • Politik
  • Ada Kabupaten/Kota Keterwakilan Perempuan DPRD Nol Persen
Senin, 20 November 2017 | 21:16:48

Ada Kabupaten/Kota Keterwakilan Perempuan DPRD Nol Persen

Erris
PATROLINEWS.COM, Medan - Wagubsu Dr Nurhajizah Marpaung mengharapkan jumlah perempuan yang memperoleh kursi sebagai wakil rakyat atau anggota legeslatif maupun DPD meningkat pada pemilu 2019 mendatang. Menurutnya tingkat keterwakilan perempuan masih minim di Sumut, dimana DPRD Sumut hanya 10%,  dan masih ada kabupaten/ kota yang keterwakilan perempuannya nol persen.
 
"Saya berharap keterwakilan perempuan semakin meningkat, dengan kata lain semakin banyak perempuan yang menjadi wakil rakyat di DPR, DPD  maupun DPRD," ujar Nurhajizah saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Politik Bagi Perempuan Bakal Calon Legislatif pada Pemilu 2019 di Provinsi Sumatera Utara, Senin (20/11/2017) di Hotel Aryaduta Medan.
 
Dia mengatakan keterwakilan perempuan di legislatif khususnya dari provinsi Sumatera Utara masih sedikit. Sebagai contoh, untuk tingkat Provinsi Sumatera Utara, dari 100 anggota DPRD Provsu hanya terdapat 10 perempuan atau 10 persen saja. Sedangkan pada tingkatan kabupaten/kota, dari 33 kabupaten/kota, masih ada yang tidak memiliki  anggota DPRD perempuan. 
"Masih ada yang nol persen anggota DPRD yang perempuan seperti di kabupaten Pak-pak Bharat dan Nias. Hanya kabupaten labuhan batu yang memenuhi quota 30 persen, selebihnya dibawah 30 persen," katanya.
 
Hadir pada kesempatan itu Asisten Deputi Bidang Kesetaraan Gender Bidang Politik, Hukum dan Pertahanan Keamanan  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Dr A Darsono, para pejabat eselon III dan IV Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Ketua TP PKK Provsu Hj Evi Diana,  dari LKPPMS Dr Reza  dan Dr Nuryati Solapri, SH MH, Kadis PPPA Provsu Hj Nurlela, dan para pejabat dan staf pada dinas PPPA Provsu dan para peserta pelatihan dari kabupaten/kota se Sumatera Utara. 
 
Pada kesempatan itu Nurhajizah juga mengapresiasi Kementerian Pemberdayaan perempuan yang dan perlindungan anak RI yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pelatihan di Provinsi Sumatera Utara. Tentunya kegiatan ini akan meningkatkan kapasitas politik bagi perempuan. "Yang pada gilirannya akan meningkatkan keterwakilan perempuan di legislatif pada pemilihan legislatif pada pemilu 2019 yang kita ketahui pelaksanannya sudah di depan mata," kata Nurhajizah.
 
Ketua Panitia Dra Hj Marhamah MSi melaporkan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas politik bagi perempuan bakal calon legislatif pada pemilu 2019 di Provinsi Sumatera Utara yang akan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 19 sampai dengan 21 November 2017 di hotel Aryaduta Medan. "Peserta berasal dari pengurus dan anggota partai politik Golkar, PDIP, Demokrat, PPP, PAN, PKS, PKB, Gerindra, Nasdem, Hanura, PBB, Perindo dan Kaukurs Perempuan Politik Indonesia (KPPI) se-Sumatera Utara,"kata Marhamah.

Maksud dari kegiatan ini lanjut Marhamah adalah meningkatkakn kapasitas politik perempuan calon legislative pada pemilu 2019 di Sumatera Utara. 

"Tujuannya meningkatkan jumlah calon legislative yang meraih kursi di legislaif pada tahun 2019 khususnya dari Provinsi Sumatera Utara," kata Marhamah yang juga Kabid Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provsu. (Erris)

BERITA LAINNYA
Kamis, 7 Desember 2017 | 00:22:10
Peroleh Tiga Rekomendasi Partai, Ini Kata Bur-Jadi
Selasa, 5 Desember 2017 | 21:49:51
APBD 2018 Akhirnya Disahkan, DPRD Sumut "Paten"
Senin, 4 Desember 2017 | 21:44:40
DPRD Karo Setujui KUA-PPAS R-APBD 2018
Sabtu, 2 Desember 2017 | 15:51:50
HMI Tolak R-APBD Sumut 2018
Kamis, 30 November 2017 | 20:55:09
KPU Sumut Dinobatkan Sebagai Inovator SPIP
BERIKAN KOMENTAR
Top