• Home
  • Politik
  • BNN Sumut: Semua Instansi Tonjolkan Ego Sektoral
Senin, 2 Mei 2016 | 23:24:03
‘perang’ terhadap jaringan sindikat narkoba

BNN Sumut: Semua Instansi Tonjolkan Ego Sektoral

P-1
BNN Sumut Ajak Semua Pihak Nyatakan ‘Perang’ Terhadap Sindikat Narkoba.
PATROLINEWS.COM,Medan - Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut mengajak semua pihak, baik instansi pemerintah, swasta, legislative dan masyarakat menyatakan 'perang' terhadap jaringan sindikat narkoba di daerah ini, sesuai dengan perintah Presiden Jokowi dalam langkah penanganan narkoba, karena peredaran narkoba saat ini sudah sangat membahayakan generasi muda.
            
Ajakan ini dinyatakan Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Drs Andi Leodianto dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi A DPRD Sumut, Ditjen Pajak Bea Cukai, Poldasu dan Kanwil Kemenkum HAM Sumut, dipimpin ketua komisi Sarma Hutajulu, Senin (2/5/2016) di gedung wakil rakyat tersebut.
            
Dalam rapat yang dihadiri anggota komisi A antara lain Brilian Moktar, Januari Siregar, Burhanuddin, selanjutnya Andi Leodianto menyebutkan, BNN punya komitmen melaksanakan 6 perintah presiden dalam menangani narkoba termasuk di Sumut, bahkan bersama Polri, Ditjen Pajak Bea Cukai dan Kemenkum HAM 'mengeroyok' narkoba diberantas dari daerah ini, karena Polri tidak bisa bekerja sendiri.
            
Karena, katanya, selama ini masing-masing instansi selama ini lebih menonjolkan ego sektoralnya, sehingga narkoba sulit diberantas, tapi dengan akan dibentuk satgas (satuan tugas) dan satker (satuan kerja) yang melibatkan banyak pihak, termasuk Gubsu dan Kodam akan diberdayakan, diyakini masalah narkoba dapat ditanggulangi. "Meski tidak bisa diberantas tuntas, paling tidak, baik yang jadi korban narkoba maupun pengedarnya bisa lebih menurun dari sebelumnya," ujarnya.
            
Apalagi, katanya, Polri sudah mengikrarkan diri kalau anggotanya tertangkap terlibat kasus narkoba akan ditembak mati. Aparat TNI-Polri sekarang sudah merapatkan barisan untuk membersihkan dirinya sendiri dari narkoba. 
            
Anggota Komisi A seperti Brilian Moktar dan Januari Siregar mendukung program BNN dan Dirnarkoba Poldasu dalam memberantas narkoba di sumut, karena masih banyak informasi tentang penyimpangan yang terjadi dengan keterlibatan oknum aparat.
            
Namun disisi lain, Brilian Moktar menilai belum ada prioritas penyelesaian masalah narkoba, contohnya di kampung kubur akan dibangun pos tapi sampai sekarang belum terealisasi.

"Sindikat narkoba terjadi tidak hanya di daerat, tapi di laur dari kapal ke kapal, termasuk setiap tempat house music diyakini terindikasi pengedaran narkoba. Tapi selama penanganannya masih ada pola pikir dan mentalitas menerima sesuatu dari bos narkoba, sindikat akan sulit diberantas," tandasnya.
            
Selain itu, ungkap anggota FPDI Perjuangan ini, Kepala daerah di Sumut termasuk Gubsu belum sadar narkoba, terbukti dari anggaran untuk ikut memberantas narkoba masih sangat kecil. Untuk itu perlu keikusertaan kepala daerah berantas narkoba dan ada tindakan preventif dari masing-masing instansi agar Sumut minimal berkurang kasus narkoba.
           
Hal ini, tambah Januari, butuh komitmen dari semua aparat pemerintah, baik eksekutif, legislative dan judikatif, karena selama ini ada kesan pembiaran, apalagi keterlibatan dalam bisnis narkoba sangat menjanjikan. "Disini perlu penguatan internal dan pemberdayaan masyarakat dalam memerangi narkoba dengan upaya penanggulangan  dilakukan BNN dan penindakan dari Polda," ujarnya.
            
Dewan juga menyarankan agar dilakukan penelusuran terhadap jaringan sindikat narkoba di Sumut, karena narkoba merupakann kejahatan HAM dan berharap petugas menanggulangi dan memberantas narkoba dengan hati nurani yang tulus. "Kami minta tolong agar jangan hanya normative dalam penanganan sindikasi pengedaran narkoba," pintanya. (Erris)

BERITA LAINNYA
Kamis, 22 Februari 2018 | 23:05:15
Panwaslu Ajak Masyarakat Partisipasi Awasi Pemilu
Minggu, 18 Februari 2018 | 22:39:27
Wujudkan Pilkada Damai, AHM Ingin Maluku Utara Juara
Selasa, 13 Februari 2018 | 23:50:57
Ini Nomor Urut Paslon Gubernur Ikuti Pilkada Malut
BERIKAN KOMENTAR
Top