• Home
  • Pendidikan
  • YP Parulian Sekolah Pertama Deklarasikan Gerakan Literasi Sekolah
Kamis, 27 Oktober 2016 | 22:32:31

YP Parulian Sekolah Pertama Deklarasikan Gerakan Literasi Sekolah

Erris
Pendeklarasian GLS tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti GLS dan memukul gondang bersama Ketua YP Parulian Sopar Siburian SH MH, Konsul AS untuk P.Sumatera Mr Juha P Salin, Aspan mewakili Gubsu, Agus Marwan dari USAID dan anggota DPR-RI Samsudin Siregar, disaksikan ratusan siswa-siswi YP Parulian Medan, Kamis (27/10/2016) di halaman SMA/SMK YP Parulian 1 Medan.
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Medan - Yayasan Pendidikan Parulian merupakan sekolah pertama melakukan deklarasi GLS (Gerakan Literasi Sekolah) di Sumut mendapat dukungan dari Konsulat Amerika Serikat untuk Pulau Sumatera, serta mendapat bantuan buku berbagai jenis pengetahuan dari USAID.

Pendeklarasian GLS tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti GLS dan memukul gondang bersama Ketua YP Parulian Sopar Siburian SH MH, Konsul AS untuk P.Sumatera Mr Juha P Salin, Aspan mewakili Gubsu, Agus Marwan dari USAID dan anggota DPR-RI Samsudin Siregar, disaksikan ratusan siswa-siswi YP Parulian Medan, Kamis (27/10/2016) di halaman SMA/SMK YP Parulian 1 Medan.

Sopar Siburian mengatakan, gerakan literasi sekolah sanagat penting dibudayakan khususnya di lingkungan sekolah, dalam menambah pengetahuan dan wawasan para siswa, sehingga semua sekolah dibawah naungan YP Parulian harus membiasakan budaya gemar literasi. 

"Untuk mendukung gerakan literasi sekolah, YP Parulian mendapat bantuan ratusan buku berbahasa Inggris melalui program USAID, agar siswa-siswi Parulian bisa memanfaatkan. Kita yakin, buku apapun yang diberikan kepada YP Parulian, siswa-siswinya siap melahapnya," ujarnya.

Apalagi, lanjut Sopar Siburian yang juga anggota DPRD Sumut itu, siswa-siswi YP Parulian mengelola gerobak buku, sehingga para murid akan lebih banyak menghabiskan waktu membaca buku ketimbang bermain. Pihak sekolah juga menyediakan pojok literasi, agar para murid yang jenuh, ngantuk dan bosan bermain dapat memanfaatkannya.

"Kita harus lawan budaya tak mau baca buku, agar anak-anak dibiasakan membaca buku. Gemar membaca pada anak-anak didik dibudayakan secara terus menerus dan intensif di YP Parulian," katanya.

Diakuinya, ada kelemahan kita selama ini, yaitu daya cipta orang-orang Indonesia masih kurang, tapi cenderung meniru. Tapi dengan gerakan literasi ini, anak-anak didik di YP Parulian bisa masuk ke level pencipta. Gerakan literasi di YP Parulian dimulai sejak kerjasama dengan USAID.

Samsudin mengakui, anggaran pendidikan sudah berdasarkan undang-undang, tapi belum merata. Untuk program literasi sekolah, Pemprovsu perlu mengejar dan menyiapkan pengusulan anggaran kepada pemerintah pusat, karena ilmu adalah segalanya. "Tahun depan akan kita lakukan dan berbuat maksimal memperjuangkan untuk literasi sekolah di Sumut," ujar anggota Banggar DPR-RI ini. 

 Sementara Konsul Amerika Serikat untuk Pulau Sumatera Mr Juha P Salin mendukung GLS di YP Parulian, karena memberi manfaat bagi 3.444 siswa dari 17 sekolah YP Parulian di Medan, Tobasa dan Dairi. "Parulian merurpakan lembaga pendidikan swasta pertama di Sumut telah mendeklarasikan program literasi. Program ini membantu siswa meningkatkan keterampilan dan kesenanagan membaca," ujarnya berharap sekolah dan lembaga pendidikan lain ikut meluncurkan program literasi.

Agus Marwan dari USAID PRIORITAS menyebutkan, program USAID PRIORITAS (Prioritizing Reform Innovation Oppoturnities for Reaching Indonesia's Teacher Administrators and Students) merupakan program 5 tahun yang didesain untuk membawa layanan pendidikan berkelas dunia kepada siswa di Indonesia. Sejak 2012, USAID PRIORITAS telah bekerja di 15 kabupaten/kota di Sumut  (Medan, Langkat, Binjai, Deliserdang, Tobasa, Humbahas, Sergai, Tebingtinggi, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Labura, Taput, Tapsel, Sibolga dan Nias untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar. Juga Universitas Negeri Medan dan Universitas Islan Negeri Sumatera Utara.

Pada tahun 2016, USAID PRIORITAS mendukung YP Parulian melalui program diseminasi dan sebanyak 99 guru dari SD dan SMP YP Parulian telah dilatih pembelajaran aktif membantu Parulian menyediakan layanan pendidikan bermutu. Di Sumut, (Erris)

BERITA LAINNYA
Selasa, 14 November 2017 | 20:48:59
Mulai 2018, Akbid Pemkab Karo Resmi Dikelola Kemenkes RI
Selasa, 14 November 2017 | 20:09:06
Pembangunan Kampus II USU Dimulai
Minggu, 12 November 2017 | 19:33:54
Gubsu Minta Setiap SMA Miliki Grup Drum Band
Rabu, 1 November 2017 | 22:33:11
35 Pelajar di Karo Terjaring Operasi Kasih Sayang
Senin, 16 Oktober 2017 | 20:29:38
Gubsu Dukung Aksi Lawan Radikalisme Masuk Kampus
BERIKAN KOMENTAR
Top