• Home
  • Jawa Barat
  • Pemdes Majasari Dianugerahi APN 2017 Oleh Gubernur Jabar
Kamis, 14 Desember 2017 | 22:54:33

Pemdes Majasari Dianugerahi APN 2017 Oleh Gubernur Jabar

Baebudin
Kepala Desa Majasari, Wartono SPd MSi presentasi di depan Menteri Pertanian, Gubernur Jawa Barat, Bupati Indramayu, Anggota DPR RI dan stake h
PATROLINEWS.COM, Indramayu- Pemerintahan Desa (Pemdes) Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Wartono SPd MSi dianugerahi Adhikarya Pangan Nusantara (APN) Tahun 2017 tingkat Provinsi Jawa Barat kategori Pembina Ketahanan Pangan oleh Gubernur Jawa Baat Dr H Ahmad Heryawan Lc MSi (Aher), Kamis (14/12/2017).

Penganugerahan APN Tahun 2017 tersebut atas keberhasilan Kepala Desa Majasari Wartono SPd MSi yang sudah mensukseskan dan membina kelompok ternak sapi yang berprestasi.

Kepala Desa Majasari Wartono SPd MSi mengatakan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Pemdes Majasari terus berupaya mengembangkan sektor pertanian dengan penerapan pola usaha tani integrasi tanaman ternak pada lahan sawah.

Dijelaskannya, Integrasi tanaman ternak adalah intensifikasi sistem usaha tani melalui pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan secara terpadu dengan komponen ternak sebagai bagian kegiatan usaha.

"Tujuan pengembangan integrasi tanaman – ternak adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian untuk mewujudkan suksesnya revitalisasi pembangunan pertanian." kata Wartono SPd MSi, Kades Majasari.

Dijelaskannya, Bahwa komponen usaha tani di Desa Majasari meliputi usaha ternak sapi dan kambing, tanaman pangan (Padi dan palawija), hortikultura (Sayuran), perkebunan, dan perikanan (Lele, gurami, nila).

"Adanya sinergisme atau keterkaitan yang saling menguntungkan antara tanaman dan ternak, petani memanfaatkan limbah kotoran ternak sapi dan kambing sebagai pupuk kompos, dan urine sapi digunakan serta diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC) yang memiliki kandungan mikro organisme lokal untuk tanamannya, kemudian memanfaatkan limbah pertanian sebagai pakan ternak," katanya.

Masih kata Wartono, Keseriusan Pemdes Majasari dalam integrasi tanaman – ternak dibuktikan dengan kebijakan kerjasama pemanfaatan aset desa berupa tanah carik yang dikelola oleh kelompok tani. Sementara dukungan anggaran untuk pengembangan pertanian pola integrasi Tanaman-Ternak ini melalui kerjasama Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Majasari dan Kelompok Tani.

Kelompok Tani, Lanjut Wartono, yang diketuai oleh Haji Usnali mulai mengembangkan kebun organik dengan tanaman bawang merah, cabai lombok, dan tanaman padi dilokasi tanah milik Pemdes Majasari.

Dikatakannya, Kebun tersebut menggunakan sistem organik atau ramah lingkungan dari bahan-bahan yang didapat dari sekitar yaitu kompos sebagai pupuk dasar dan POC sebagai pupuk penyubur semprot dan pestisida nabati untuk menanggulangi hama penyakit. Dengan luas kebun 200 bata, saat ini kebun dalam tahap penanaman awal dan direncanakan  panen diawal tahun untuk bawang merah dan cabai, sementara tanaman padi diprediksi akan panen pada bulan April tahun depan (2018).

"Kebun ramah lingkungan ini diharapkan menjadi trobosan untuk para petani di Desa Majasari Khususnya dan Indramayu pada umumnya untuk mengembangkan tanaman sehat dan berkualitas sehingga dapat menambah pendapatan bagi petani dan masyarakat," pungkasnya.(Baebudin)older.

BERITA LAINNYA
Minggu, 7 Januari 2018 | 23:21:19
Ormas BPK Oi Indramayu Gelar Donor Darah
Selasa, 12 Desember 2017 | 21:46:34
Sendra Tari “Sinta Obong” Pikat Penonton
Senin, 11 Desember 2017 | 22:58:25
Yulitanto, Si Penderita Polio Butuh Kursi Roda
Kamis, 23 November 2017 | 22:32:07
Infrastruktur Jalan Dikawasan Pantai Plentong Dibangun
Senin, 13 November 2017 | 21:34:33
Perbaikan Jalan Kabupaten Indramayu Gunakan Dana Desa
BERIKAN KOMENTAR
Top