Senin, 11 Desember 2017 | 22:58:25

Yulitanto, Si Penderita Polio Butuh Kursi Roda

Berharap Bertemu Slank
Baebudin
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Indramayu - Puluhan tahun Yulianto alias Ule (30) si penderita polio warga Desa Plosokerep Blok Lungsalam RT 05 RW 03 Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, hingga saat ini ia belum pernah tersentuh bantuan baik bantuan kesehatan maupun kursi roda dari pihak manapun. Walau tak berharap, kondisi tubuhnya mengisyrakatkan dirinya layak menerima bantuan kursi roda guna menopang aktivitasnya.

Yulianto menjelaskan bahwa sejak ia duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) sudah merasakan kondisi tubuhnya yang berbeda dengan teman sebayanya. 

Ia mengatakan bila saat berjalan kaki dan terkena batu kerikil saja maka tubuhnya pun jatuh.

"Waktu kecil, saya sudah diberi suntikan polio. Dari kelas 5 SD (Sekolah Dasar, red) sampai sekarang ini saya tidak bisa berjalan kaki. Kedua kaki saya lumpuh. Kalau bantuan kursi roda belum ada. Kalau mau pergi ke luar rumah, saya di bantu teman-teman. Saya di gendong lalu ditumpakan ke sepeda motor, ya di bonceng," kata Yulianto, Senin (11/12/2017).

Meskipun dengan kondisi kedua belah kaki yang terkondisi lumpuh, semangat Yulianto untuk bepergian dari rumah bersama dengan teman-temannya baik hanya sekedar untuk bermain ngumpul bersama teman-temannya maupun untuk bekerja.

"Saya membuat kreatifitas miniatur yang bahannya dari stick ice cream. Miniatur rumah-rumahan. Tapi karena harga bahannya mahal jadi untuk sementara saya berhenti membuat miniatur. Kalau sekarang ini saya sedang menawarkan jasa wallpaper ke teman-teman. Caranya saya tawarkan dengan memberikan contoh gambar wallpaper yang sudah tersimpan di hp saya," jelasnya.

Berharap Bertemu Slank

Masih kata Yulianto, dirinya berharap sekali pergi ke untuk menyaksikan konser Slank dan bertemu dengan Slank. 

"Ya, saya sudah lama bergabung dengan teman-teman Slankers Ranting Terisi, ketuanya Adi Kusuma alias Bang Debleng. Saya bergabung dengan Slankers Ranting Terisi itu karena yang saya lihat dan saya rasakan, teman-teman itu solideritasnya tinggi, loyalitasnya terasa dan nyata sekali, juga semangat dari teman-teman itu dapat dirasakan. Jadi, hidup saya bertambah semangat lagi," ungkapnya.

Terpisah, Ketua Slankers Ranting Terisi Adi Kusuma dan Ketua Slankers Club Indramayu (SCI) Hafidz, keduanya menyepakati untuk berusaha supaya Yulianto diikutsertakan bersama teman-teman SCI yang akan berangkat di acara nonton bareng (Nobar) Slank.

"Nanti dipersiapkan untuk siapa yang menggendong Yulianto saat berada di lokasi acara nobar Slank nanti, jangan sampai nanti pas di acara kita semua malah sibuk menonton. Bagaimanapun juga saya minta untuk Yulianto nanti dibawa ikut nobar Slank. Kita harus bisa mewujudkan keinginan Yulianto untuk nobar Slank," kata Hafidz, Ketua Slankers Club Indramayu (SCI) kepada Adi Kusuma Ketua Slankers Ranting Terisi.

Terkait pengadaan kursi roda untuk Yulianto, Adi Kusuma menjelaskan bahwa sudah dari dulu pernah mengupayakannya namun karena alasan harga kursi roda yang mahal membuat teman-teman belum terlaksana memberikan bantuan kursi roda untuk Yulianto.(Baebudin)

BERITA LAINNYA
Minggu, 7 Januari 2018 | 23:21:19
Ormas BPK Oi Indramayu Gelar Donor Darah
Selasa, 12 Desember 2017 | 21:46:34
Sendra Tari “Sinta Obong” Pikat Penonton
Kamis, 23 November 2017 | 22:32:07
Infrastruktur Jalan Dikawasan Pantai Plentong Dibangun
Senin, 13 November 2017 | 21:34:33
Perbaikan Jalan Kabupaten Indramayu Gunakan Dana Desa
BERIKAN KOMENTAR
Top