Senin, 13 November 2017 | 21:34:33

Perbaikan Jalan Kabupaten Indramayu Gunakan Dana Desa

Baebudin
PATROLINEWS.COM, Indramayu - Kondisi jalan antar desa maupun antar kecamatan yang berada di Desa Puntang Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu memang rusak parah dan bila di musim hujan tergenangi bekas air hujan banyak dikeluhkan bagi para pengguna jalan maupun bagi warga setempat. Kini di jalan kabupaten tersebut sedang tahap pengerjaan pengerasan jalan dengan nilai anggaran yang diperkirakan 50 juta rupiah bersumber dari Dana Desa tahap dua tahun 2017.

Kepala Dusun (Kadus) 04 Desa Puntang, Karsidi menjelaskan bahwa pengerasan jalan kabupaten dilaksanakan dengan tujuan agar kondisi jalan lebih tinggi. 

Dikatakannya, untuk anggaran pengerasan jalan kabupaten tersebut bersumber dari Dana Desa (DD). Ia mengakatan, selesainya pelaksanaan pengerasan jalan akan dilaksanakan pengerjaan hotmix.

"Hotmix dengan ukuran panjang 450 meter dan lebarnya 3 meter. Hotmix ini program dari kabupaten. Jadi, program yang dari kabupaten itu hotmix saja. Kalau pengerasan jalan itu sumber anggarannya dari Dana Desa," kata Karsidi, Kadus 04 Desa Puntang Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, sekaligus selaku ketua tim swakelola pekerjaan pengerasan jalan kabupaten.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Puntang, Ir Wahyono mengatakan bahwa pelaksanaan pengerasan jalan kabupaten tersebut dikerjakan dengan alasan karena di jalan kabupaten tersebut yang terkondisi rusak dan bila di musim hujan di jalan kabupaten tersebut tergenangi bekas air hujan.

"Atas keinginan dari masyarakat yang menginginkan adanya perbaikan jalan kabupaten, ya mau tidak mau kita pihak desa melaksanakan pengerasan jalan kabupaten. Sebelumnya juga kita sudah merapatkannya pada musyawarah rencana pembangunan desa (MUSREMBANGDES) dengan masyarakat dan Ketua RT serta Ketua RW juga," kata Ir Wahyono, Sekretaris Desa Puntang, kepada Kru Patrolinews.com, Senin (13/11/2017), di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, pelaksanaan pengerasan jalan kabupaten tersebut dilaksanakan oleh tim swakelola. Selesainya pengerasan jalan kabupaten nanti jalan tersebut langsung di hotmix dengan ukuran panjang 880 meter dan lebar 4 meter. 

Dikatakannya, pengerjaan pengerasan jalan kabupaten tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap dua tahun 2017 dengan nilai anggaran perkiraan 50 juta rupiah. Ia mengatakan untuk nilai anggaran pengerjaan hotmix di jalan kabupaten tersebut pihaknya masih belum mengetahui berapa nilai anggarannya dikarenakan pengerjaan hotmix program dari kabupaten.

"Nilai anggaran untuk pengerasan jalan kabupaten itu perkiraan 50 juta rupiah yang diambil dari Dana Desa tahap dua tahun 2017. Dana Desa itu peruntukannya 70 persen untuk pembangunan infrastruktur di desa dan yang 30 persen untuk pemberdayaan. Anggaran untuk pengerasan jalan kabupaten yang nilai anggarannya diperkirakan 50 juta rupiah ini diambil dari Dana Desa yang 30 persen untuk pemberdayaan. Tanpa mengurangi dari Dana Desa yang 70 persen untuk pembangunan," katanya.

Diberitakan, Mendes PDTT Marwan Jafar menjelaskan, penggunaan dana desa hanya untuk pembangunan infrastruktur desa. Infrastruktur harus bersifat padat karya, yang memiliki efek berkelanjutan bagi perekonomian masyarakat desa.

"Kalau soal jalan, tupoksi kita hanya jalan desa. Kalau jalan berstatus jalan kabupaten ataupun provinsi, itu tugas daerah," jelas  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertingal, dan Transmigrasi Marwan Jafar di Kantor Kemendesa, Jakarta, Selasa (25/7/2016) lalu.(Baebudin)


BERITA LAINNYA
Jumat, 29 September 2017 | 23:42:05
FORCIBER Adakan Nobar Film G30s/PKI
Senin, 11 September 2017 | 01:17:55
Dies Natalis MAPALA Wira Buana UNWIR Indramayu Ke-23
BERIKAN KOMENTAR
Top