• Home
  • Jawa Barat
  • Dampak Moderenisasi Sungai, Bangunan Bak Sampah di Desa Wirakanan Rusak
Rabu, 11 Oktober 2017 | 22:10:59

Dampak Moderenisasi Sungai, Bangunan Bak Sampah di Desa Wirakanan Rusak

Baebudin
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Indramayu- Aktifitas moderenisasi sungai yang dilaksanakan oleh Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Pertambangan dan Energi (DPSDATAMBEN) Kabupaten Indramayu di sepanjang pinggir jalan Propinsi tepatnya di Desa Wirakana Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu Propinsi Jawa Barat, membuat bangunan bak Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang dibangun dari pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Indramayu rusak sehingga menyebabkan tumpukan sampah menggunung di pinggir jalan raya tersebut.

Sekretaris Desa Wirakanan, Ali Sa'id SPdi saat dikonfirmasi kru Patrolinews.com, Rabu (11/10/2017) mengatakan bahwa rusaknya bangunan bak TPSS tersebut yang diakibatkan dampak dari aktifitas moderenisasi sungai.

"Beko mengeruk di tanah sungai pas di TPSS itu mengeruk tanahnya tepat pada tembok bak, tidak di kasih jarak. Jadi, pondasi bak TPSS ambruk karena dibawah pondasi tanahnya kurang padat. Setelah pengerukan tanah sungai, tembok bak TPSS menjadi miring. Karena terlihat miring dan mau ambruk, dan kita khawatir karena membahayakan kena orang jadi itu bangunan bak TPSS oleh pihak Desa dirobohkan. Ya sebelum dilaksanakan moderenisasi sungai, sudah ada sosialisasi terdahulu antara pihak PSDA, pihak Desa, juga dengan warga," katanya. 

Dikatakannya, selain berdampak rusaknya bak TPSS, ia juga mengatakan bahwa moderenisasi sungai juga mengakibatkan area pada tepi dinding tanah BTN dipinggir sungai sebagian tebingnya rusak yang diakibatkan pengerukan alat berat.

"Coba saja cek tanah dipinggir sungai BTN itu terlihat rusak. Sekalian saja itu tanah yang ada dipinggiran sungai area BTN yang rusak di foto," ungkap Ali Sa'id.

Perihal bak TPSS yang sudah dibongkar tersebut, ia masih belum tahu apakah dibangun lagi bak TPSS atau tidaknya.

"Di sana kan (Bak TPSS,red) dulu ada bak truk sampah milik DKP, tapi sekarang tidak tahu kemana, mungkin bak truk sampahnya sudah di ambil sama DKP," jelasnya.

Sementara itu, akibat moderenisasi sungai pun berdampak positip. Pasalnya, dengan adanya pengerjaan moderenisasi sungai juga dapat menertibkan sejumlah bangunan semi permanen yang dibangun dipinggir antar sungai dan jalan raya. Terlihat disepanjang pinggir sungai tumpukan tanah liat menggunung, bukan lagi deretan bangunan semi permanen yang tanpa IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

Kini, tumpukan sampah yang menggunung dipinggir jalan tersebut sampai saat ini masih belum saja diangkut oleh pihak DKP Kabupaten Indramayu.(Baebudin)

BERITA LAINNYA
Kamis, 23 November 2017 | 22:32:07
Infrastruktur Jalan Dikawasan Pantai Plentong Dibangun
Senin, 13 November 2017 | 21:34:33
Perbaikan Jalan Kabupaten Indramayu Gunakan Dana Desa
Jumat, 29 September 2017 | 23:42:05
FORCIBER Adakan Nobar Film G30s/PKI
Senin, 11 September 2017 | 01:17:55
Dies Natalis MAPALA Wira Buana UNWIR Indramayu Ke-23
BERIKAN KOMENTAR
Top