• Home
  • Hukum & Kriminal
  • Minta Ganti Rugi 1 Juta per Pohon Jeruk, Peranginangin Tewas Dibacok Manullang
Rabu, 15 November 2017 | 20:40:19
Motif Pembunuhan di Desa Pola Tebu

Minta Ganti Rugi 1 Juta per Pohon Jeruk, Peranginangin Tewas Dibacok Manullang

Anita
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Karo - Hernando Manullang (22) warga Desa Pola Tebu Kecamatan Kutabuluh akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Tigabinaga usai menghabisi nyawa Ranggut Perangin-angin alias Borneo (54) warga Desa Nageri Kecamatan Juhar pada di Desa Pola Tebu Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo, Selasa (14/11/2017).

Kapolres Karo AKBP Rio Nababan, Sik melalui Kasat Reskrim AKP Jonista Tarigan, SH, Rabu (15/11/2017) ketika dikonfirmasi mengatakan motif cek-cok mulut yang berujung pada kematian itu berawal dari pelaku yang membersihkan rumput ladangnya di Desa Pola Tebu Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo, Selasa (14/11/2017) dengan cara menyemprot dengan racun rumput (Roundap).

Selang beberapa hari kemudian, korban datang ke ladang miliknya bertepatan bersebelahan dengan ladang pelaku. Korban melihat pohon jeruknya mulai layu akibat terkena semprotan racun rumput dari pelaku. Sehingga korban meminta agar pelaku mengganti batang pohon jeruknya yang hampir layu seharga Rp1 Juta perbatang.

"Korban terus memaksa pelaku agar mengganti rugi pohon jeruknya yang layu berjumlah 70 batang dengan total Rp70 Juta. Kalau gak dibayar maka persoalannya akan sampe ke kantor polisi Kabanjahe. Jika pelaku masuk penjara maka anggotanya akan memukulnya hingga mati,"ujar Kasat mengutip pengakuan dari pelaku.

Karena perkataan korban itu, lanjut Kasat, sehingga pelaku tiba-tiba emosi dan merampas pisau Cipta Surbakti (60) warga setempat yang bertepatan berada di lokasi kejadian. Setelah pisau itu berada ditangannya, dia langsung membacok wajah korban secara membabi buta.

"Korban sempat lari, tapi pelaku terus mengejarnya sembari menebaskan pisau itu ke badan korban hingga meninggal. Setelah pelaku memastikan korban telah meninggal, maka dia langsung mandi ke gubuk yang ada di perladangan tersebut dan selanjutnya pulang kerumah serta pamit kepada Ibunya Remsiana beru Meibang untuk menyerahkan diri ke polisi karena telah membunuh Ranggut Als Borneo,"paparnya.

Sedangkan, pelaku berikut barang bukti berupa sebilah pisau tanpa sarung, sepotong celana pendek jeans merek Lois warna biru bekas bercak darah milik pelaku dan sepotong baju kaos lengan panjang warna hijau musa bertuliskan DEBEST bekas bercak darah milik pelaku telah diamankan di Polres Tanah Karo guna diproses lebih lanjut.

"Untuk prosesnya lebih lanjut kita sedang memintai keterangan para saksi diantaranya Robert Ginting (23), Cipta Surbakti (60), Jojo Sinuraya (35) dan Rasminta Mataniari (35) warga desa setempat. Pelaku dijerat pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15-20 tahun penjara,"tutup Kasat Reskrim.

Terpisah, akibat peristiwa ini meninggalkan duka bagi keluarga korban. Karena pelaku dan korban selama ini terlihat sangat kompak. Pelaku sering menumpang tidur di gubuk korban yang berada di ladang miliknya itu.

Menurut salah seorang keluarga korban di RSUD Kabanjahe disela-sela pembersihan jenasah korban mengatakan korban telah 2 tahun berladang jeruk di Desa Pola Tebu. Sehingga jarang pulang ke Desa Nageri Kecamatan Juhar dan sebenarnya korban berasal dari Desa Kutamale Kecamatan Kutabuluh.

"Korban sudah dua kali menikah, istri pertama telah meninggal. Dari istri pertamanya dikaruniai 2 anak dan sudah berkeluarga, keduanya tinggal di Desa Rumah Kabanjahe. Sedangkan istri keduanya beru sembiring dan telah dikaruniai dua orang anak laki-laki. Yang sulung Kelas V SD dan yang kedua Kelas  IV SDN Biak Nampe Nageri," ujarnya.(Anita)

BERITA LAINNYA
Kamis, 14 Desember 2017 | 23:05:12
Komplotan Pencuri Nyaris Tabrak Kapolsek Pakkat
Minggu, 10 Desember 2017 | 22:24:25
Pelaku Pencurian Toko Terekam CCTV
Kamis, 7 Desember 2017 | 21:45:25
FKUB Sumut Gelar Dialog Umat Beragama
Selasa, 5 Desember 2017 | 22:54:41
Penemuan Tulang Tengkorak Gegerkan Warga Ponorogo
Selasa, 5 Desember 2017 | 08:28:51
Cipayung Plus Sumut Tolak Pengesahan R-APBD 2018
Selasa, 28 November 2017 | 22:52:54
Main Judi KIM, Marudut Diringkus Polsek Pakkat
Rabu, 22 November 2017 | 22:26:18
Konsumen Bandar Sabu Pasar XII Diciduk Polisi
BERIKAN KOMENTAR
Top