Jumat, 3 November 2017 | 22:36:23

Aktivis "Medan Sejuta Lobang" Ditabrak OTK Usai Sholat Subuh

Patrolinews.com/ist
Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari AM Sinik saat menunjukkan luka-lukanya.
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Medan -  Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari AM Sinik mengalami musibah tragis, ditabrak mobil OTK (Orang Tak Dikenal,red) hingga dirinya tergeletak di Jalan Halat, Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/11/2017) sekira pukul 05.30 Wib. 

Azhari AM Sinik kepada awak media ini menuturkan, peristiwa naas itu terjadi saat dirinya usai melaksanakan Sholat Azhar di Mesjid Al-Manar Jalan Laksana 47, Kota Matsum III, Medan Area, Medan. 

"Abangkan biasanya setiap pagi sholat subuh ke Mesjid Al-Manar jam-jam 5 (lima) gitu. Usai sholat, saya keluar dari Mesjid dan hendak mencari sarapan pagi ke Jalan Halat. Kan masih gelap jam segitu. Saat di Jalan Halat mau ke Jalan Bakti tiba-tiba sebuah mobil menabrak dari belakang, tapi abang tidak tahu jenis mobilnya karena langsung terduduk," pungkas Sinik saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (3/11/2017) sekira pukul 19.09 Wib. 

Lanjut, aktivis 'Medan Sejuta Lubang' ini lagi, saat itu juga merasakan pandangan matanya menjadi gelap karena darah terus mengalir dari lubang hidung,tulang hidung dan mulutnya. Beruntung, dirinya langsung ditolong oleh warga dan dibawa ke Rumah sakit Madani Jalan Bakti Medan. 

Sinik menduga kejadian itu akibat kevokalannya melalui postingan di media sosial dalam mengkritisi kinerja pemerintahan Kota Medan dan Sumatera Utara.

"Mungkin terkait Medan Sejuta Lobang, Paten, macamlah itu, saya pun kurang tahu. Tapi siapapun pelakunya bakal dapatnya itu," katanya.

Sinik berharap agar setiap kritikan dari masyarakat jangan dibalas dengan kekerasan dan 'pinjam' tangan karena itu merupakan koreksi untuk membangun menuju perbaikan.

Atas pertiwa naas yang dialaminya, Sinik menambahkan akan segera melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Mapolda Sumut. "Ya akan kita laporkanlah, tapi kita lihat nantilah, pasti kita laporkan," ujarnya.

Minta Polisi Tangkap Pelaku Teror

Terpisah, Anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan ST menilai kekerasan dan teror tersebnut masuk kategori biadab sebab dilakukan kepada korban setelah sholat subuh. 

"Pemilihan waktu melakukan teror dan tempat tentu sudah direncanakan. Melakukan teror terhadap korban setelah sholat subuh bertujuan memberi teror jangka panjang," ungkap Sutrino melalui rilis yang diterima redaksi Patrolinews.com, Jumat (3/11/2017). 

Adapun alasannya, pelaku teror memahami bahwa korban pasti setiap sholat setiap subuh. Maka jika tujuan teror berhasil, maka pemilihan waktu dan tempat melakukan teror berhasil. Tujuannya tentu untuk membungkam korban atas suara- suara kritisnya kepada oknum-oknum penyelenggara pemerintah.

Untuk itu, politisi muda dari Fraksi PDIP ini meminta agar Kapolda Sumut memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dengan serius terhadap aksi teror dan menangkap pelaku serta aktor intelektual teror tabrak lari tersebut. 

"Kita yakin pelaku dapat segera ditangkap karena polisi dapat mengembangkan penyelidikan berdasarkan penelusuran jejak elektronik aktivitas Azhari Sinik. Teror berupa  tabrak lari diyakini berhubungan aktivitas anti korupsi dan suara kritis dari korban," tegasnya. 

Mantan Ketua GMKI Kota Medan periode 2003-2005 tersebut juga meminta agar seluruh pegiat anti korupsi tidak takut dengan berbagai bentuk yang telah, sedang, dan mungkin masih harus dihadapi ke depan. 

"Kita semua berkewajiban membongkar praktik korupsi yang telah mengakar di berbagai lembaga penyelenggara pemerintah. Pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti, suara kritis tidak boleh dibungkam. Bergandengan tangan menghadapi teror menjadi kekuatan kita bersama rakyat," imbuhnya. (Nando)

BERITA LAINNYA
Sabtu, 18 November 2017 | 18:46:27
Kapolres Karo Pindah Tugas ke Polda Sulsel
Minggu, 12 November 2017 | 23:49:44
Polda Malut Amankan Peredaran 998 Pil PCC
Sabtu, 11 November 2017 | 20:57:33
BNNK Karo Ringkus Petani Nyambi BD Sabu
BERIKAN KOMENTAR
Top