Rabu, 1 November 2017 | 22:47:28
Galian C Marak di Zona Merah Lau Borus

Kapolres Karo akan Tindak Tegas Pelaku Galian C Ilegal

Anita
Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, bersama Kapolres Tanah Karo AKBP Rio Nababan dan Gerry dari PVMBG Simpang Empat saat memberi keterangan pers di lokasi zona merah Lau Borus desa Gurukinayan tempat beroperasinya galian C ilegal.
PATROLINEWS.COM, Karo - Meski sudah ditetapkan disetiap titik zona merah Sinabung tidak boleh ada aktifitas apapun demi menjaga jatuhnya korban jiwa, tapi sebaliknya di kawasan desa Gurukinayan Kecamatan Payung, sekitar jembatan Lau Borus yang masuk zona larangan masuk, penambangan jenis Galian C bebas beroperasi.

Tidak tangung-tanggung belasan alat berat beko pun digunakan mengeruk pasir dan batu disepanjang aliran Lau Borus dan ratusan truk setiap hari berlalu lalang mengangkut material dari hasil tambang dilokasi itu.

Walaupun rombongan  Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH dan Kapolres Tanah Karo AKBP Rio Nababan bersama Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang, Asisten I Pemerintahan Suang Karo-karo, Kalak BPBD Martin Sitepu, Kadis Perhubungan Gelora Fajar Purba, Camat Payung Jepta Tarigan, Koramil Kecamatan Tiganderket dan perwakilan Polsek Tiganderket sudah tiba dilokasi melakukan inspeksi penambangan ilegal yang berada di zona merah, mereka para penambang liar tidak bergeming.

Disaat istirahat jam makan sekitar pukul 13.00 WIB belasan beko yang tengah diparkir diantara tumpukan pasir dan batu di sepanjang aliran Lau Borus desa Gurukinayan, beberapa orang buruh tambang tanpa ada merasa bersalah tetap beraktifitas memindahkan tumpukan batu dan pasir keatas truk untuk dijual kepada pemesan pengusaha panglong maupun pemborong untuk kebutuhan proyek.

Melihat itu Kapolres Tanah Karo AKBP Rio Nababan langsung memanggil  Kepala Desa Gurukinayan dan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Karo, memerintahkan supaya segera melakukan pendataan  perusahaan siapa saja yang terlibat melakukan penambangan di sepanjang aliran Lau Borus itu.

"Saya berikan waktu tiga hari untuk mendata mereka yang melakukan penambangan ilegal itu.Saya tidak perduli siapapun dia, sepanjang melanggar aturan hukum silakan dia berurusan dengan hukum jika dia melanggar aturan. Coba bayangkan Berapa kerugian daerah selama mereka ini melakukan penambangan tanpa memiliki ijin yang sah dari pemerintah," kata Rio

 "Jangan mengalaskan normalisasi aliran sungai Lau Borus lantas dimanfaatkan mengeruk keuntungan untuk memperkaya diri, saya akan tindak tegas siapa saja yang melanggar hukum, siapapun bekingnya saya tidak peduli," tegas kapolres Tanah Karo.

Kata Kapolres, sekarang saya tanya pak kades ada terima uang dari pengusaha galian C ini atau tidak. Menjawab pertanyaan Rio Nababan Kades Gurukinayan mengatakan tidak pak, saya ngga berani melarangnya, karena mereka (penambang liar) ini semua dibekingi preman-preman, jadi saya takut berhadapan dengan mereka," ujar kades Gurukinayan polos.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH menjawab pertanyaan wartawan terkait maraknya penambang liar galian C di Lauborus desa Gurukinayan, mengatakan bahwa pihaknya sudah memerintahkan Inspektorat Kabupaten Karo untuk mengaudit Dinas Lingkungan Hidup. "Dan barusan kapolres juga sudah memerintahkan Kades Gurukinayan dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mendata siapa saja yang melakukan penambangan di Lau Borus ini," kata Terkelin.

Untuk tahap awal dalam rangka normalisasi aliran Lau Borus kita akan tata ulang penanganan normalisasi aliran sungai Lau Borus. Setelah itu nanti kita akan buat regulasinya agar semua aktifitas di lau Borus dapat dikontrol dengan baik, sehingga lingkungan dikawasan ini tidak menjadi rusak. (Anita)

BERITA LAINNYA
Sabtu, 18 November 2017 | 18:46:27
Kapolres Karo Pindah Tugas ke Polda Sulsel
Minggu, 12 November 2017 | 23:49:44
Polda Malut Amankan Peredaran 998 Pil PCC
Sabtu, 11 November 2017 | 20:57:33
BNNK Karo Ringkus Petani Nyambi BD Sabu
BERIKAN KOMENTAR
Top