• Home
  • Hukum & Kriminal
  • Paksa Minta Uang Uang ADD Untuk Beli Tuak, Jadija Sekarat Ditikam Perangkat Desa
Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:51:58

Paksa Minta Uang Uang ADD Untuk Beli Tuak, Jadija Sekarat Ditikam Perangkat Desa

Ilustrasi
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Karo - Gara-gara memaksa minta uang Anggaran Dana Desa (ADD) untuk beli tuak, Jadija Purba warga Desa Jandi Meriah Kecamatan Tiganderket "sekarat" di Rumah Sakit. Kejadian yang nyaris merenggut nyawa Jadija Purba itu terjadi di depan warung milik Sujarwati beru Purba alias Nuhar sekira pukul 22.15 Wib, Rabu (25/10/2017).

Awalnya,  korban memaksa meminta uang ADD untuk beli minuman kepada Toni Tarigan (35) salah seorang anggota perangkat  Desa Jandi Meriah. 

"Entah itu mau beli minuman keras atau minum teh dan kopi di kedai kopi. Itu kita gak tau, katanya dia hanya minta uang minum," ujar Kanit Reskrim Polsek Tiganderket  Aiptu Bastanta Tarigan menirukan apa yang dikatakan warga setelah memperoleh informasi.

Dikatakannya, korban memaksa minta uang ADD kepada pelaku sebesar Rp1.5 juta. Permintaan itu tidak disanggupi pelaku dan hanyha memberi Rp.120 ribu. 

"Karena terus didesak agar memberikan Rp.1.5 juta, terjadilah percekcokan. Mungkin karena terlanjur emosi sehingga TT langsung pergi mengambil sebilah pisau di rumahnya dan mengejar Jadija (korban) dan melakukan penganiayaan. Setelah menikam Jadija, pelaku yang juga sebagai perangkat Desa Jandi Meriah itu langsung kabur dan kasusnya pun masih dalam penanganan Polsek Tiganderket," ujarnya.

Korban saat ini masih menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi akibat mengalami luka dibagian tangan kiri, perut sebelah kanan, luka gores pada leher, luka gores pada kaki kiri dan luka gores pada paha sebelah kiri setelah disabet senjata tajam oleh pelaku. (Anita)

BERITA LAINNYA
Sabtu, 18 November 2017 | 18:46:27
Kapolres Karo Pindah Tugas ke Polda Sulsel
Minggu, 12 November 2017 | 23:49:44
Polda Malut Amankan Peredaran 998 Pil PCC
Sabtu, 11 November 2017 | 20:57:33
BNNK Karo Ringkus Petani Nyambi BD Sabu
BERIKAN KOMENTAR
Top