Iklan bank sumut
Kamis, 13 Juli 2017 | 12:17:21

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Matahora Bontu

Sahwan
PATROLINEWS.COM, Wakatobi - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan terdampar di bibir Pantai Desa Matahora, Dusun Bontu Melai One, Wangi-Wangi Selatan, Kab. Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (13/7/2017) pukul 06.35 pagi. Mayat berjenis kelamin laki-laki dapat diketahui dari kemaluanya.

Menurut pantauan media ini, proses evakuasi saat itu cukup sulit karena kondisi daging dan tulang mayat tak lagi utuh alias tercecer.

Tak hanya itu, ternyata  di tempat yang sama pada tahun 2012 silam, menurut keterangan warga telah terjadi hal serupa.

Mayat pertama kali ditemukan oleh salah seorang pelajar, Irman Sofyan (15) pada saat ia sedang mengantar adiknya yang hendak ke sekolah.

Saat itu Irman mencium bau busuk tersebut, dan tak disangka ternyata ada mayat di bibir pantai depan sekolah adiknya SMPN Satap Melai One. Melihat kondisi tersebut, mayat ini kemudian dilaporkan ke Polsek Wangi-Wangi lewat Via Handphone.

Saat dihampiri, mayat tersebut dalam posisi tengkurap. Ciri-ciri mayat yaitu laki-laki, tinggi besar sekitar 165 cm, namun kepala korban sudah tengkorak, memakai celana training biru tua bermerek Adidas.

"Saya lihat mayat itu pada saat saya mau antar Adeku di sekolah. Pas di depan sekolah saya cium bau busuk, ternyata ada mayat di pantai pas depan sekolah adeku. Ya sudah, saya langsung lapor dan panggil orang di kampung,"kata Irman, saat di wawancarai awak media ini di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolres Wakatobi, AKBP Hadi Winarno, S.Ik saat di temui kru Patrolinews.com di TKP, saat proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara. Kapolres mengatakan untuk sementara pihaknya belum bisa memastikan mayat tersebut adalah korban penganiayaan, atau nelayan yang sedang hanyut. Korban diperkirakan dan tewas sudah 1 minggu lebih.

"Identitas kami cari tidak ada. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, itu untuk info sementara. Untuk lebih jelas nanti kita tunggu hasil otopsi dari Dokter di rumah sakit,"singkat Hadi, pada saat dirinya di guyur hujan di TKP.

Proses evakuasi sempat mengalami kesulitan karena kondisi daging dan tulang mayat telah tercecer. Akhirnya mayat ditandu sekitar pukul 10.30 pagi, hingga ambulance tiba. Mayat kemudian dibawa ke kamar RSUD untuk identifikasi lebih lanjut.

Perlu diketahui, kondisi mayat dalam keadaan tidak utuh, kaki kanan buntung sampai lutut. Kaki kiri ruas jari sudah tidak ada. Tangan kanan buntung sampai lengan atas.  

Tangan kiri buntung sampai siku. Bagian kepala antara tulang tengkorak dan daging sudah berpisah. Kulit perut sudah tidak ada lubang, sehingga dapat di lihat organ dalamnya. Pada bagian pundak atas belakang tepat di bawah leher terdapat tato dengan model burung, berwarna merah, hijau dan hitam

Hadi juga menghimbau, kalau ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya harap di laporkan ke kantor polisi terdekat.(Wan)

BERITA LAINNYA
Kamis, 19 Oktober 2017 | 23:59:36
Dua Toko Semi Permanen Dilalap Sijago Merah
Kamis, 19 Oktober 2017 | 23:55:12
Tiga Jabatan Perwira Polres Asahan Diserah Terimakan
Kamis, 19 Oktober 2017 | 23:49:14
Dilarang Berjualan, PKL Tikam Satpam ALS Hingga Tewas
Kamis, 19 Oktober 2017 | 00:21:42
Jadi Bandar Sabu, Oknum Polri Diciduk Polsek Helvetia
Rabu, 18 Oktober 2017 | 23:29:41
Tabrak Lari, Ibu Meninggal dan Anak Luka Berat
Senin, 16 Oktober 2017 | 22:06:02
Bawa 1 Kg Ganja, Ayah dan Anak Asal Agara Gol
Kamis, 12 Oktober 2017 | 21:20:44
Pickup Mitsubishi Tabrak 2 Pejalan Kaki hingga Tewas
BERIKAN KOMENTAR
Top