• Home
  • Hukum & Kriminal
  • Beristrikan Boru Batak, Putra Papua Irjen Pol Paulus Waterpau Jabat Kapolda Sumut
Sabtu, 3 Juni 2017 | 17:39:28
Kapolri Mutasi Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel

Beristrikan Boru Batak, Putra Papua Irjen Pol Paulus Waterpau Jabat Kapolda Sumut

Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw
PATROLINEWS.COM, Medan - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menugaskan putra Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw menjadi Kapolda Sumut menggantikan Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, berdasarkan TR nomor ST/1408/VI/2017 tertanggal 2 Juni 2017.

Suami dari Roma boru Pasaribu ini, sudah dua kali menjabat Kapolda, yakni Kapolda Papua Barat, Desember 2014-Juli 2015, dan Kapolda Papua dari Juli 2015-April 2017. Paulus juga pernah menjadi Wakapolda Papua mulai dari Oktober 2011-Desember 2014.

Tak lama ia dipromosi Wakabaintelkam Polri Irjen Pol Drs Paulus Waterpuw kemudian diangkat sebagai Kapolda Sumatera Utara berdasarkan Surat telegram Kapolri Nomor ST/1408/VI2017 tanggal 2-6 2017.

Irjen Paulus Waterpauw Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw yang menjabat Kapolda Papua sejak 31 Juli 2015 lalu dipromosikan  ke jabatan baru sebagai Wakil Kepala (Waka) Badan Intel Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri sesuai telegram Kapolri Nomor: ST/1034/IV/2017 tanggal 18 April 2017. Sebulan lebih menjabat kini dapat jabatan baru.

Anak asli Suku Kamoro yang lahir di Fakfak pada 25 Oktober 1963. Menamatkan SD YPK di Surabaya tahun 1976, SMPN 6 Surabaya tahun 1980 dan SMAN 5 Surabaya tahun 1983.

Paulus Waterpauw memulai tugas pertama setelah menyelesaikan pendidikan Akpol ditempatkan di Polda Jawa Timur khususnya Pamapta Polresta Surabaya Timur Polda Jatim 1987-1988. Dari sini kemudian menjadi Wakasat Serse Polresta Surabaya Timur Polda Jatim 1988-1990.

Tahun 1990-1992 menjadi Kanit Interkrim Sat IPP Polwiltabes Surabaya, kemudian Kasat Intelpam Polres Mojokerto tahun 1992-1994. Dari Surabaya yang sudah diakrabinya, ia kemudian ditempatkan menjadi Kasat ops Puskodalops Polda Kalteng tahun 1996-1997 dan Paban Muda Pada Paban IV/Kam Sintel Polri tahun 1997-2000. Di Jakarta, Paulus kemudian menjadi Kapolsek Metro Menteng 2 tahun.

Usai tugasnya di Polres Menteng, menjadi Kapuskod Ops Polres Jakarta Pusat tahun 2000. Paulus mendapat tugas baru menjadi Wakapolres Tangerang tahun 2001, kemudian Pamen Sespim Dediklat Polri tahun 2002-2003 Tugas baru mengantarnya kembali ke Papua. Kali ini ia ditugaskan sebagai Kapolres Mimika 2003-2005.

Dari Mimika, Paulus ditugaskan menjadi Kapolresta Jayapura 2005-2006 kemudian Direskrim Polda Papua 2006-2009. Dalam kurun waktu ini ada satu peristiwa yang tak mungkin dilupakannya. Peristiwa itu adalah terpilihnya Paulus sebagai Komandan Upacara pada perayaan HUT RI ke 61 yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta.

Saat itu yang menjadi inspektur upacara adalah Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono. Paulus saat itu berpangkat Kombes sedang bertugas sebagai Direktur Reskim Polda Papua. 

Paulus kembali ke Jakarta dan ditugaskan Penyidik Utama TK Dit Ill/Kor dan M Bareskrim Polri tahun 2009 2010, dan  Sespim Polri 2010-2011.

Pada 19 Oktober 2011 hingga 18 Desember 2014 ditugaskan menjadi Wakapolda Papua dan Kapolda Papua Barat 19 Desember 2014.

27 Juli 2015, Paulus menjabat Kapolda Papua 31 Juli 2015.

Karier Kepolisian Paulus Waterpauw berjalan dengan tren yang terus meningkat. Paulus mendapatkan beberapa tanda jasa diantaranya Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun, Satya Lencana Kesetiaan 16 tahun dan Satya Lencana Kesetiaan 24 Tahun. (Wan)

BERITA LAINNYA
Sabtu, 24 Juni 2017 | 16:05:40
Juru Parkir Liar Luput dari Ops Premanisme
Sabtu, 24 Juni 2017 | 11:52:59
K2YD Sejajaran Poldasu Amankan 135 Tersangka
Sabtu, 24 Juni 2017 | 11:44:01
Kapolres Pelabuhan Belawan Beri 7 Tips Mudik Aman
BERIKAN KOMENTAR
Top