Rabu, 2 November 2016 | 22:24:56

Kasus Korupsi di YPGMI, Puluhan Pendeta Demo Poldasu

Pm-5
Puluhan pendeta saat berdemo di depan Mapolda Sumut.
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Medan - Puluhan pendeta dari Yayasan Pendidikan Gereja Methodist Indonesia (YPGMI) berunjukrasa di Mapolda Sumut, Rabu (2/11/2016). Dalam tuntutannya, massa aksi ini mendesak Kapoldasu Irjen Rycko Amelza Dahniel, untuk mengusut tuntas kasus korupsi dan penggelapan uang di YPGMI.

"Dengan ini kami meminta Kapoldasu agar segera menangkap tersangka penggelapan uang di YPGMI senilai Rp4,9 Milyar. Karena uang itu diperuntukkan sebagai pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa). Apalagi uang tersebut adalah bantuan hibah dari pemerintah RI, melalui Kemenpora," ujar Simangunsong, moderator dari YPGMI.

Simangunsong mengaku, kasus di YPGMI sendiri telah dilaporkan pertanggal, 16 Januari 2015 lalu dengan Nomor LP/110/K/I/2015, KUHP Pidana pasal 372 dan 374.

"Yang kami herakan, koruptor di YPGMI itu sudah membeli tanah di area Bumi Tuntungan Sejahtera, dengan harga sebesar Rp1,2 miliar. Tapi bukti kepemilikkan kepada YPGMI tidak ada," jelasnya.

Dia mengaku, baru mengetahui adanya kasus korupsi itu setelah dilakukannya audit oleh Akuntan Publik. "Kami baru tahu kalau dana YPGMI diselewengkan setelah di audit oleh Akuntan Publik, Laudin Purba dan rekannya. Karena mereka yang mengaudit laporan keuangan YPGMI, wilayah I berdasarkan UU Yayasan No.16/2001 dan 28/2004," sambungnya.

Dia memaparkan, kedatangan puluhan pendeta ini adalah demi mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP), dengan Nomor B/1408/V/2015 Reskrim, yang sudah dikeluarkan Polresta Medan di tanggal 7 Mei 2015 lalu.

"Terlapor dinyatakan sudah jelas melakukan tindak pidana. Tapi kenapa Polresta Medan meng-SP3-kan laporan kami alias diberhentikan penyelidikkanya. Yang buat herannya kami, kenapa terlapor bisa tidak dikenakan kasus tindak pidana," protesnya.

Sementara itu, Humas Poldasu Kompol Lili, telah meminta beberapa perwakilan YPGMI agar membicarakan permasalahan laporan yang dikatakan telah di-SP3-kan oleh Polresta Medan.

"Akan kami pelajari terlebih dahulu laporan YPGMI di Polresta Medan, supaya bisa diambil tindakan lebih lanjut," kata Kompol Lili. Mendengar ucapan Kompol Lili, puluhan pendeta YPGMI pun membubarkan barisan.(Pm-5)

BERITA LAINNYA
Sabtu, 18 November 2017 | 18:46:27
Kapolres Karo Pindah Tugas ke Polda Sulsel
Minggu, 12 November 2017 | 23:49:44
Polda Malut Amankan Peredaran 998 Pil PCC
BERIKAN KOMENTAR
Top