Iklan bank sumut
Minggu, 11 Juni 2017 | 21:05:05

Sumut Targetkan Tahun 2020 Menjadi Produsen Daging Sapi

Erris
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pemprov Sumut, Ir Dahler M. MA
PATROLINEWS.COM, Medan - Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan setempat menargetkan tahun 2020 menjadi salah satu provinsi produsen daging sapi.

"Kami optimis paling lambat tahun 2020 sudah mampu memenuhi kebutuhan daging sapi untuk konsumsi lokal dan sebagian lagi dipasok untuk kebutuhan daerah lain," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pemprov Sumut, Ir Dahler M. MA, kepada pers, Jumat (9/6/2017).

Estimasi tersebut, menurut dia didasarkan atas, efektifnya kegiatan UPSUS SIWAB (Usaha Khusus Sapi/Kerbau Indukan Wajib Bunting) sebagai sebagai upaya peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting tahun 2017.

Dia memaparkan Pemerintah Provinsi Sumut telah menyiapkan sapi akseptor sebanyak 125.900 ekor dengan target yang akan bunting sebanyak 88.170 ekor.

Hingga kini realisasi Inseminasi Buatan (IB) yang telah dilakukan sebanyak 43.634 ekor dan telah bunting sebanyak 15.372 ekor, serta melahirkan sebanyak 8.186 ekor yang tersebar di 27 kabupaten/kota.

Sedangkan untuk menyukseskan program UPSUS SIWAB tersebut, Pemprov Sumut juga telah mengalokasikan dana APBD untuk kegiatan penyebaran ternak sapi sebanyak 1.096 ekor untuk 137 kelompok tani pada 2017.

Kemudian ternak kerbau sebanyak 240 ekor untuk 30 kelompok, serta ternak kambing sebanyak 1.950 ekor untuk 65 kelompok , ternak babi sebanyak 450 ekor untuk 18 kelompok.

Pemprov Sumut juga menggunakan dana yang bersumber dari APBD untuk penyebaran ternak sapi sebanyak 80 ekor untuk 5 kelompok, ternak kerbau sebanyak 14 ekor untuk 1 kelompok, pengadaan hijauan pakan ternak sebanyak 8 juta stek dan konsentrat sebanyak 772 ton.

"Melalui kegiatan UPSUS SIWAB ini pada 2020 diharapkan akan swasembada daging sapi, sehingga ketersediaannya akan tetap terjaga secara berkelanjutan dan kestabilannya harga terpelihara," katanya didampingi Kepala UPT Inseminasi Buatan, Drh Yusranaria Panjaitan, serta Kasubag Program Zubir Harahap dan Kepala Seksi Produksi, Rustiati Sari. 

Untuk upaya tersebut Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut juga menambah lima Unit Pelaksana tehnis (UPT), yakni UPT Rumah Sakit Hewan, UPT Sapi dan Ayam Buras (di Sihitang Tapanuli Selatan), UPT Sapi dan Domba (di Lobusona Labuan Batu), UPT Pakan dan UPT aneka ternak.

Menjawab masih adanya import daging, menurut Dahler kebijakan tersebut tetap masih dilakukan untuk menjaga kestabilan hewan ternak.

"Hanya jumlah importnya yang mungkin semakin turun. Saat ini jumlah import daging untuk kebutuhan warga juga sudah semakin turun mencapai 30 persen," ujarnya.


//Menghadapi Lebaran 2017

Khusus menghadapi Lebaran 2017, Instansi Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut telah melakukan antisipasi untuk memenuhi lonjakan kebutuhan konsumen.

Ketersediaan daging sapi menghadapi Idul Fitri, kata Dahler diperkirakan cukup aman. 

Perkiraan produksi daging sapi sebesar 20.911 ton, yang berasal dari sapi masyarakat sebesar 18.296 ton dan feetlotter sebesar 2.615 ton.

Sedangkan kebutuhan daging sapi sebesar 12.369 ton, sehingga diperkirakan terdapat surplus lebih kurang 8.542 ton daging sapi.

Selain stok daging sapi yang tersedia pada masyarakat dan feedlotter, untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga daging, Bulog Divre Sumut, kata Dahler juga telah mendatangkan stok daging beku sejumlah 5 ton dengan harga Rp80 ribu/ kilogram.

Sementara untuk konsumsi kebutuhan bahan pokok lain seperti beras, jagung, cabai merah daging ayam dan telur ayam, Dahler memastikan stok mengalami surplus.

Pada komunitas beras hingga Mei, pasokan  yang berasal dari produksi dalam Sumut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ketersediaan beras hingga Mei sebesar 1.167.516 ton, sedangkan kebutuhan masyarakat sebesar 738.662 ton, sehingga terdapat surplus besar sebesar 428.854 ton. "Seperti kita ketahui pada tahun ini, Bulog telah menerapkan kebijakan zero import, sehingga stok beras berasal dari panen petani," ujar Dahler.(Erris)

BERITA LAINNYA
Jumat, 20 Oktober 2017 | 00:38:42
Gubsu Resmikan Kantor Kas Bank Mantap
Kamis, 19 Oktober 2017 | 19:29:09
Bank Sumut Diperhitungkan Dikancah Nasional
Rabu, 4 Oktober 2017 | 22:00:38
Gubsu Harapkan Bulog Bantu Stabilkan Harga
Rabu, 27 September 2017 | 20:00:07
Sumut Kuatkan Kemitraan Strategis Dengan Tiongkok
BERIKAN KOMENTAR
Top