Kamis, 21 Juli 2016 | 23:55:38

Wow... Program Bedah Rumah Pemkab Deli Serdang Minta Bayaran

Dana
PATROLINEWS.COM, Lubuk Pakam - Tampaknya program bedah rumah yang menjadi andalan Bupati Deli Serdang di dalam programnya belum sepenuhnya menyentuh rakyat miskin. Buktinya rumah milik Sutini (50) warga Dusun II Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis itu walau sering didata untuk mengikuti program bedah rumah namun sampai saat ini tidak pernah terealisasi.

Padahal kondisi rumah Sutini yang berdinding tepas dan beratap daun rumbia dan sedikit seng tua sudah tampak kelihatan miring. Selain itu juga, dinding rumah yang terbuat dari tepas bambu juga tampak disokong oleh kayu penyangga. Hal itu dilakukan agar rumah tidak mudah tumbang disaat angin kencang datang. Beberapa dinding rumah juga tampak ada yang ditempel dengan kaleng karena sudah tampak jebol.

Secara fisik bangunan rumah Sutini terlihat memanjang dengan ukuran sekitar 8x3 meter. Untuk dibagian dalam dapur rumah tampak belum berlantai semen. Sementara untuk bagian kamar dan ruang depan semen rumah tampak terlihat pecah pecah.

Saat ditemui wartawan, Kamis (21/7/2016), Sutini mengaku tinggal bersama suami dan ketiga cucunya. Ia menyebut tidak mampu untuk merehab rumahnya karena sehari hari suaminya hanya pekerja bangunan. Menurutnya sudah sering orang datang kerumahnya untuk mendata namun tidak pernah ditindaklanjuti dengan pembedahan rumah karena mereka minta "uang" . 

"Kalau tanya tanya sudah sering dek, dari desa dari mana manalah tapi ya gini gini ajalah. Kalau dapur hujan ya banjirlah kalau kamar hujan bocor karena atapnya pun bocor. Paling kalau hujan yang kasihan liat cucu sayalah si Tasya. Dia umur enam tahun orang tuanya kerja di Malaysia makanya dia ikut saya," kata Sutini.

Besar harapannya kalau rumah yang sudah ia tempati berpuluh puluh tahun itu bisa direhab oleh Pemkab Deliserdang dan masuk dalam program bedah rumah. Menurutnya dulunya tanah rumahnya itu merupakan milik orang tuanya. Ia dan para saudaranya sudah masing masing mendapat bagian dari orang tuanya dulu.

Sementara itu, menurut Kadis Infokom Deliserdang, Haris Binar Ginting kepada wartawan menyebut pada dasarnya Pemkab siap untuk membantu warga yang rumahnya tidak layak untuk di bedah. Disebut hingga kini program bedah rumah masih terus berlanjut di seluruh Kecamatan di Deliserdang. Rumah bisa dibedah asalkan tanahnya tidak beperkara.

"Kalau seperti itu yang melaporkan awal seharusnya dari Pemerintah Desa dan selanjutnya disampaikan ke Kecamatan dan Kecamatan melaporkannya ke Pemkab. Di Pemkab itu gaweannya Dinas Cipta Karya. Mungkin gak pernah dilaporkan makanya belum dibangun. Camat disini juga memang harus proaktif melihat rumah rumah yang tidak layak. Agar bisa cepat dibedah,"kata Haris. (Dana)

BERITA LAINNYA
Rabu, 12 April 2017 | 23:40:52
Mitos Asal Usul Gelombang Bono di Sungai Kampar
Selasa, 8 Desember 2015 | 16:05:31
Pria Ini Miliki 54 Anak Hanya dalam Dua Tahun
Jumat, 20 November 2015 | 16:02:13
Pria Ini Terkejut Saat Dinyatakan Hamil
Rabu, 11 November 2015 | 10:16:29
Perempuan Ini Berjalan di Atas Tali Pakai High Heels
Senin, 9 November 2015 | 11:38:37
Pria Ini Tak Minum Setetes Pun Air Selama 3 Tahun
Selasa, 27 Oktober 2015 | 08:19:48
Kisah Arpit, Remaja dengan Jantung di Luar Tubuh
Selasa, 13 Oktober 2015 | 12:24:54
Gadis Ini Bersin 12.000 Kali Dalam Sehari
BERIKAN KOMENTAR
Top