Selasa, 19 Juli 2016 | 22:47:07

Tim Reses DPRDSU Temukan Pohon Mahoni Dijadikan Tiang Listrik Rawan Bahaya

Ist
Anggota DPRD Sumut Drs Baskami Ginting saat melakukan reses di dapilnya Medan Johor dan Medan Selayang.
PATROLINEWS.COM, Medan - Tim reses DPRD Sumut dapil (daerah pemilihan) Sumut II menemukan pohon-pohon mahoni dijadikan tiang listrik dan selanjutnya disalurkan ke rumah-rumah penduduk dengan menggunakan bambu.

"Kondisi ini sangat berbahaya dan rawan bagi warga masyarakat yang melintas sepanjang jalan yang memanfaatkan pohon-pohon mahoni sebagai tiang listrik, terutama disaat hujan disertai angin kencang," ungkap anggota DPRD Sumut Drs Baskami Ginting kepada wartawan, Selasa (19/7/2016) ketika melakukan reses di Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor.

Melihat kondisi itu, lanjut Baskami Ginting, masyarakat sangat kecewa dan minta pemerintah segera mengevaluasi kinerja PT PLN terkesan membiarkan jaringan aliran listrik rawan terjadi kebakaran akibat arus pendek. "Misalnya di jalan Pintu Air IV sebelum Kebun Binatang terdapat pohon-pohon mahoni yang  dijadikan sabagai tiang listrik. Ini sangat berbahaya. Masyarakat berharap PT PLN segera memperbaiki," katanya.

Masyarakat di jalan Persatuan Kel.Kwala Bekala mohon agar dilakukan perbaikan parit yang sudah samakin mengecil dan bahkan sebagian besar sudah rusak, sehingga jika hujan air melimpah ke jalan, akibatnya jalan menjadi rusak.

Dalam pertemuan yang dihadiri kepala lingkungan setempat,  masyarakat di Kwala Bekala merasa terganggu dan tidak nyaman dengan adanya ternak babi yang dimiliki masyarakat, tapi sebagian masyarakat resah dan terganggu dengan aroma tidak sedap.Warga minta pemerintah segera menertiban ternak babi tersebut.

"Masyarakat juga minta perhatian Pemprovsu terhadap kondisi jalan-jalan diKelurahan Kwala Bekala  kondisinya saat inisebagian besar sudah rusak dan berlubang-lubang, bahkan sulit dilalui ketika musim hujan," katanya seraya berharap dewanmerespon dan menyampaikan kepada pihak pemko Medan agar segera dilakukan perbaikan dan pembagunan drainase.

Demikian halnya pertemuan di Kelurahan Selayang, masyarakat minta pemerintah membangun tembok parit Sei Putih disepanjang jalan Sei Sipirok sampai ke jalan Dr. Mansyur. Dimana tembok tersebut selain berfungsi sebagai penahan longsor juga sebagai pengaman. Karena bibir  parit dengan Jalan Sei Sipirok  tidak memiliki batas, bahkan sudah banyak kendaraan maupun pejalan kaki terperosok ke dalam parit tersebut.

Kemudian masyarakat di Kelurahan Selayang I bermohon agar klinik dan rumah sakit sakit tipe C bisa dimasukkan sebagai provider BPJS agar tidak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit besar. Karena hal ini sangat menyulitkan bagi warga yang berobat dengan menggunakan fasilitas BPJS. Masyarakat jadi semakin menderita karena dalam keadaan sakit tapi harus mengantri dalam waktu yang cukup lama.

Masalah lain yang dihadapi warga di Kecamatan Medan Selayang yaitu masih banyak masyarakat yang belum terdaftarsebagai peserta BPJS, dan juga belum memperoleh Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). DiharapkanPemprovsu dapat minyikapi keluhan warga, Pemerintah melalui Dinas Kesehatan diminta terus melakukan pengawasan terhadap pengelola BPJS, karena kenyataan di lapangan masyarakat seperti dipersulit berobat menggunakan kartu BPJS.

Masyarakat memohon perhatian Pemprovsu terhadap kondisi jalan yang ada di  Kelurahan Selayang I dan Selayang II  dimana kondisinya saat ini sebagian besar sudah rusak dan berlubang-lubang, dan bila saat musim hujan tiba jalan ini selalu digenangi airsehingga sangat sulit untuk dilalui.

"Kondisi itu diperparah akibat banyak pengembang- perumahan seenaknya melakukan penutupan jalur-jalur air. Masalah terpenting adalah soal lampu penerangan jalan dan berharap dipasang lampupenerangan  jalan di daerah tersebut, khususnya di sepanjang Jalan Sei Padangsudah sangat lama tidak dipasang. Kondisi itumenjadi rawan kejahatan seperti pencurian, perampokan dan narkoba," ungkapnya.

Dalam pertemuan dengan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution dan pejabat Pemko Medan, tim reses dapil Sumut II menyampaikan hasil temuan di lapangan selama pelaksanaan kegiatan  Reses. "Wakil Walikota menerima dan akan menindaklanjuti hasil temuan tim dengan harapan adanya sinergitas program-program kerja antara Pemko Medan, Pemprov Sumut dan Pemerintah Pusat, demi terwujudnya pembangunan Kota Medan yang merata," tambah Baskami.(Erris)

BERITA LAINNYA
Rabu, 12 April 2017 | 23:40:52
Mitos Asal Usul Gelombang Bono di Sungai Kampar
Selasa, 8 Desember 2015 | 16:05:31
Pria Ini Miliki 54 Anak Hanya dalam Dua Tahun
Jumat, 20 November 2015 | 16:02:13
Pria Ini Terkejut Saat Dinyatakan Hamil
Rabu, 11 November 2015 | 10:16:29
Perempuan Ini Berjalan di Atas Tali Pakai High Heels
Senin, 9 November 2015 | 11:38:37
Pria Ini Tak Minum Setetes Pun Air Selama 3 Tahun
Selasa, 27 Oktober 2015 | 08:19:48
Kisah Arpit, Remaja dengan Jantung di Luar Tubuh
Selasa, 13 Oktober 2015 | 12:24:54
Gadis Ini Bersin 12.000 Kali Dalam Sehari
BERIKAN KOMENTAR
Top